Permintaan Dewan dalam FGD Soal Pendidikan Berkualitas

11
Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar, Amar Busthanul (paling kiri) (Sulselsatu/Niaz)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar, Amar Busthanul mengingatkan perlunya keseimbangan dan pemerataan mutu pendidikan, khususnya di Kota Makassar.

Hal itu disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang bertajuk “Penyelenggaraan Pendidikan yang Berkualitas” di Kompleks Perumahan UMI Jalan Prof Dr Abdurrahman Basalamah Racing Center, Selasa, (13/11/2018).

“Sekarang ini tidak ada lagi sekolah unggulan, semua disamakan. Termasuk sekolah untuk anak berkebutuhan khusus. Itu juga kita buat nanti regulasinya kalau bisa dikelola lagi sama sekolah luar biasa,” kata legislator dari Partai Gerindra ini.

Selama ini, kata dia, pendidikan berkualitas dianggap belum merata. Misalnya dalam hal penerapan kurikulum. Kurikulum pendidikan di kota besar tentu akan berbeda jika diterapkan di kota kecil, apalagi daerah terpencil.

Selain itu, pendidikan untuk anak bekebutuhan khusus juga tidak bisa disamakan dengan anak normal karena memerlukan tenaga pendidik khusus. Hal ini semata-mata untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan.

“Jangan digabung-gabung sehingga guru yang mengajarkan di sekolah luar biasa bisa optimal. Karena kalau digabung dengan orang normal biasa tiba-tiba ada yang berteriak. Kan harus ada pendampingan khusus,”

Penulis : Asrhawi Muin
Editor: Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Baca Juga