Hadiri HUT ke-3 KTM Mahalona Raya, Husler Serahkan 1 Mobil Ambulans

18

SULSELSATU.com, MALILI – Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur, Puspawati Husler menghadiri perayaan HUT ke-3 Kota Mandiri Terpadu (KTM) Mahalona Raya.

Perayaan ini dipusatkan di Halaman Kantor Desa Kalosi, Kecamatan Towuti. Wilayah Mahalona Raya Kecamatan Towuti yang mencakup Desa Tole, Mahalona, Libukan Mandiri, Kalosi dan Desa Buangin.

Acara ini turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur Amran Syam, Perwira Penghubung 1403 Sawerigading Suparman, Kapolsek Towuti Ely Kendek, jajaran Pimpinan OPD Pemkab Lutim, Camat Towuti Alimuddin Nasir dan seluruh Kepala Desa se-Mahalona Raya.

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler mengatakan, secara umum pembangunan wilayah Mahalona Raya terus berkembang sejalan dengan masuknya wilayah ini sebagai kawasan prioritas nasional.

Karena ada banyak manfaat yang diperoleh desa yang masuk kawasan prioritas nasional, termasuk beberapa Kementerian akan menggelontorkan bantuan anggarannya.

Husler mengatakan, salah satu kendala pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Luwu Timur disebabkan karena ada sebagian wilayah masuk dalam kawasan hutan.

Secara umum Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah mengusulkan kurang lebih 79.932 hektar untuk dilepaskan. Jika dirinci total terbagi dua yakni, Perubahan status kawasan hutan menjadi non kawasan hutan (APL) seluas 47.052 hektar sementara untuk perubahan fungsi kawasan hutan seluas 32.880 hektar.

“Namun yang patut disyukuri bahwa, sebagian besar wilayah Mahalona Raya ini sudah termasuk non kawasan hutan atau APL sehingga bisa berkembang dan mendapat porsi untuk pembangunan infrastruktur. Apalagi wilayah Mahalona Raya ini juga masuk sebagai salah satu kawasan perdesaan prioritas nasional atau KPPN,” ujar Husler.

Rencana untuk kegiatan Tahun 2019 di Mahalona Raya terdiri dari KPPN terdiri infrastruktur jalan ruas Libukang mandiri sebesar Rp12,4 miliar. DAK Afirmesi sebesar Rp 5,1 miliar.

Tugas Pembantuan Transmigrasi (APBN) yakni, jembatan, jalan, masjid, embung dengan total Rp10,6 miliar. DAK perdagangan yakni pembangunan pasar sebesar Rp1,6 milair.

DAK PU Pembangunan IPAL dan Septik individual 5 desa sebesar Rp2,250 miliar, dan pembagunan Bendung Desa Buangin Rp700 juta, pembangunan bendung Desa Tole Rp600 juta dari APBD Dinas PU.

Terkait infrastruktur jalan, kata Husler, untuk tahun depan, akan dilanjutkan kembali pembangunan ruas jalan beton Pekaloa Mahalona yang tersisa 6 kilometer.

“Intinya, jika masyarakat terus bersyukur dan menjaga kebersamaan, Pemerintah bisa terus fokus membangun wilayah ini,” tutup Husler.

Dalam acara syukuran itu, Husler menyerahkan 1 unit mobil ambulans untuk PKM Mahalona, penyerahan Buku Perpustakaan Desa dan Peresmian Perpustakaan Desa serta Penanaman Pohon Penghijauan.

Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga