Koperasi Mulai Beralih ke Sistem Digital

8
Ilustrasi. (Int)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Bakti Huria telah beralih ke sistem digitalisasi. Ini sesuai Peraturan Menteri Koperasi Nomor 2 Tahun 2017 terkait penerapan digitalisasi untuk koperasi.

Penerapan digitalisasi oleh KSP Bakti Huria sejak tahun 2017. Peralihan KSP Bakti Huria ini ditandai dengan melucurkannya sebuah aplikasi layanan ‘Anggotaku’ yang bisa digunakan di smartphone.

Ketua Umum KSP Bakti Huria, Andi Amri mengatakan, dengan menggunakan sistem digitalisasi, pelayanan koperasi menjadi lebih maksimal serta kinerja dari anggota lebih efektif dan efisien.

“Semenjak beralih ke digital, kepercayaan terhadap KSP Bakti Huria sudah cukup meningkat, jika dibanding sebelum menggunakan layanan digital. Dengan peningkatan kepercayaan ini, tentu berdampak juga pada pertumbuhan anggota,” ujar Amri.

Amri menyebut, saat ini, pemegang aplikasi ‘Anggotaku’ sudah menyentuh angka 71 ribu orang.

Hal serupa juga dilakukan oleh KSP Satyadana. KSP Setyadana tengah mempersiapkan layanan digitalnya, yang rencananya bakal dilaunching pada tahun depan.

General Manager KSP Satyadana, Gede Durrahman menilai peralihan koperasi ke digitalisasi sangat penting diberlakukan untuk peningkatan layanan.

“Saat ini KSP Setyadana masih melakukan pendekatan kepada anggota. Selain itu, SDM akan diperbaiki untuk mempersiapkan layanan digital. Dengan begitu, koperasi nanti sudah siap beralih ke era digital,” jelasnya.

Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Hendra Wijaya

 

Rekomendasi Berita

Baca Juga