Polda Klaim Dapat Izin Kejati Garap Kasus Dana Hibah Pilwali 

23
Ilustrasi. (Int)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Meski sebelumnya dianggap saling berbenturan dengan pihak Kejaksaan, Dit Reskrimsus Polda Sulsel bakal terus menyelidiki kasus dugaan penyelewengan dana hibah Pilwali di tubuh KPU Makassar. 

Salah satu penyidik tindak pidana korupsi Dit Reskrimsus Polda Sulsel, Kompol Sutomo menjelaskan, bahwa pihak Polda akan terus mendalami penyelidikan sebagaimana hasil koordinasi dengan pihak kejaksaan. 

“Adapun kordinasi dengan Kejaksaan Tinggi melalui Kasi Tut mempersilahkan penyidik Polda yang melanjutkan penanganan atas dugaan penyalahgunaan dana hibah dari Pemkot makassar ke KPU Makassar guna pilwali dan Pilwali Kota Makassar tahun 2018,” ujar Kompol Sutomo kepada sulselsatu.com, Rabu (14/11/2018). 

Sementara itu, pihak kejaksaan yang masih enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi terpisah mengaku tidak tahu menahu pernyataan pihak Kepolisian tersebut. 

Seperti diketahui, penanganan penyelidikan terhadap kasus dana hibah Pilwali oleh kejaksaan dan kepolisian mengundang kritik dari sejumlah pihak. 

Salah satunya Wakil Direktur ACC Sulawesi, Kadir Wokanubun yang menyatakan jangan sampai sikap Kejaksaan dan Polda Sulsel yang sama-sama menyelidiki kasus ini dianggap saling memamerkan kewenangan. 

“Kalau memang mau mengusut jangan saling memamerkan kewenangan di depan publik. Jangan sampai nanti ada asumsi kalau ada perebutan lahan padahal bisa dikoordinasikan dengan baik,” ujar Kadir kepada wartawan, Jumat pekan lalu. 

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga