Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM Tarik Produk Kosmetik Ini dari Pasaran

31
  • 1
    Share
Ilustrasi. (Int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik produk kosmetik dari pasaran karena kandungan berbahaya. Jika diakumulasi, produk kosmetik yang ditarik mencapai Rp112 juta.

Produk-produk tersebut umumnya beredar melalui jalur yang tidak seharusnya, dipalsukan, atau mengandung bahan berbahaya. Sebanyak 6 kosmetik berbahaya bahkan dipasarkan di jalur resmi dan memiliki nomor notifikasi.

“BPOM menemukan 6 item kosmetik yang mengandung bahan berbahaya yang berada di jalur legal,” ujar Kepala BPOM Penny K Lukito saat acara Public Warning 2018 di kawasan Jakarta Selatan, seperti dilansir Detik, Rabu (14/11/2018).

Produk eyeshadow tersebut mengandung timbal atau logam berat beracun, sedangkan produk lipstik tersebut mengandung bahan merah K3, yakni bahan pewarna yang seharusnya untuk tekstil. Bahan-bahan tersebut bisa bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker), teratogenik (memicu kelainan pada janin), dan iritasi kulit.

“Kita melakukan post market control dengan cara sampling, sampling diuji di laboratorium. Oh ini ketemu mengandung merah K3, di mana merah K3 itu adalah pewarna tekstil,” jelas Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM, Mayagustina Andarini.

“Dari situ kita ada step wise di mana kita yakin bahwa produk ini mengandung bahan berbahaya,” lanjutnya.

Public warning ini dimaksudkan untuk memberikan efek jera pada pelaku usaha untuk tidak memasukkan bahan berbahaya atau bahan dilarang ke dalam produknya, baik produk kosmetik, obat, atau pangan.

Enam item tersebut terdiri dari dua produk eyeshadow dan empat produk lipstik. Ini jenisnya:

– Marie Anne Beauty Shadow 02
– Marie Anne Beauty Shadow 07
– QL Matte Lipstick 07 (Sunset Orange)
– QL Matte Lipstick 08 (Flaming Red)
– QL Matte Lipstick 09 (Pretty Peach)
– QL Matte Lipstick 10 (Lady Red)

Editor: Hendra Wijaya

 

Rekomendasi Berita

Baca Juga