Skandal Bank Century, KPK Periksa Miranda Goeltom dan Pejabat OJK

3
Ilustrasi. (Int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus Bank Century. Bahkan, lembaga anti rasuah ini telah memeriksa Mantan Deputi Senior Bank Indonesia (BI) Miranda Swaray Goelto, dan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso.

“Hari ini ada dua orang yang dimintai keterangan jadi belum bisa kami sebut sebagai pemeriksaan atau penyidikan,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Gedung KPK seperti dilansir Suara, Selasa (13/11/2018).

Febri menyebut, pemeriksaan terhadap Miranda dan Wimboh merupakan bagian dari pengembangan perkara kasus Bank Century.

Kasus korupsi pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) dan penetapan Century sebagai bank gagal berdampak sistemik ini, telah memvonis mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Budi Mulya 15 tahun pada April 2015 di Mahkamah Agung.

Majelis kasasi menilai Bank Century merupakan bank yang sudah ditetapkan sebagai bank gagal berdampak sistemik dan diserahkan kepada Lembaga Penjamin Simpanan pada tanggal 21 November 2008. Sementara Budi dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia malah memberikan kucuran dana senilai Rp 600 miliar.

“Permintaan keterangan, dua orang ini adalah bagian dari 21 orang yang telah diperiksa sebelumnya dari berbagai unsur. Dari unsur BI, dari unsur kementerian, atau pun pihak swasta, dalam salah satu proses penyelidikan yang merupakan perkara dari putusan pengadilan,” ungkapnya

Sebelumnya dalam dakwaan KPK terhadap Budi Mulya disebutkan beberapa pihak lain yang ikut terlibat. Dikatakan bahwa Budi selaku Deputi Gubernur BI Bidang 4 Pengelolaan Moneter dan Devisa saat itu diduga menyalahgunakan wewenang secara bersama-sama pejabat Bank Indonesia.

Editor: Hendra Wijaya

 

Rekomendasi Berita

Baca Juga