Syiar dan Kekhalifaan Islam se-Dunia di Bogor Tak Dapat Izin Polisi

39
  • 2
    Shares
Ilustrasi. (Int)

SULSELSATU.com, BOGOR – Polres Bogor tak memberikan izin pelaksanaan acara syiar dan silaturahmi kekhalifaan Islam sedunia yang akan digelar di Sentul, Bogor.

Melansir Kumparan, Rabu (14/11/2018), pihak kepolisian beralasan tak keluarnya izin karena acara itu berkaitan erat dengan upaya mengganti sistem pemerintahan Indonesia.

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky dalam keterangan tertulis, berdasar undangan, acara itu bertajuk “Syiar dan Silaturahim Kekhalifahan Islam se-Dunia 1440 H” yang digelar Yayasan Nur Syakirah. Rencananya acara digelar di Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor, pada 17 November 2018 pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 11.00 WIB.

“Acara itu bertemakan titik awal kebangkitan Islam dunia,” terang Dicky.

Dicky menerangkan, pihak kepolisian sudah mendapatkan pengajuan permohonan izin terkait acara tersebut dari pihak panitia. Polres Bogor sudah jauh-jauh hari melakukan pengecekan terhadap undangan dan permohonan izin tersebut dan melakukan koordinasi dengan pihak pemilik tempat.

“Dari hasil pengecekan dan penyelidikan polisi, kegiatan yang akan dilaksanakan tersebut sangat berkaitan erat dengan khilafah untuk mengganti sistem pemerintahan NKRI dari Pancasila, demokrasi menjadi khilafah,” kata Dicky.

Atas alasan itu, Dicky menegaskan pihaknya tak memberikan izin acara. “Karena isi acara tersebut bertentangan dengan Pancasila dan peraturan perundang -undangan di Indonesia,” tegasnya.

Pihak kepolisian sudah berkoordinasi dengan Az-Zikra (masjid pimpinan Ustaz Arifin Ilham) dan dipastikan bahwa pihak Az-Zikra tidak akan memfasilitasi tempat untuk acara tersebut apabila tidak mendapat izin kepolisian.

“Kami mengimbau kepada pihak yang masih menyebarkan undangan tersebut bahwa kita tidak perlu hadir ke acara tersebut karena acara tersebut tidak memiliki izin,” pungkas dia.

Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Baca Juga