OPINI: Arif Saleh, Tentang Pemilu Berkualitas

SULSELSATU.com, WAJO – Calon anggota DPRD Wajo Dapil I Kecamatan Tempe, nomor urut 7 dari Partai Nasdem, M. Arif Saleh menulis catatan ringan namun sarat makna tentang Wajo. Berikut tulisannya:

Mammuare terpilihki Sappo”. Begitu ungkapan seorang sahabat kecil ketika bertemu di Cappabulue, Kecamatan Tempe, belum lama ini.

Harapan sekaligus doa itu disampaikan saat silaturahmi. Matanya berkaca-kaca. Tangannya sangat terasa memeluk penuh kehangatan. Ada kebahagiaan yang bercampur haru di malam yang diiringi rintik hujan.

Pelukan itu saya balas. Sangat erat. Lalu, saya mengajaknya berbincang sambil menyemangati. Tangannya saya pegang, lalu mendoakan semoga bisa bahagia dengan calon istrinya yang tinggal di wilayah itu. Canda dan tawa juga saya selipkan mengiri pertemuan itu.

Di rumah sederhana, tempat saya menjalin silaturahmi, juga bertatap muka dengan beberapa teman sekolah saya di SD. Termasuk orang tua atau tokoh masyarakat setempat yang saya kenali sejak masih kecil di kampung halaman di Surae.

Di malam itu, saya bersyukur bisa bersilaturahmi dengan mereka. Orang tua, sahabat, teman kecil, dan warga setempat begitu ramah menerima. Ia tak menempatkan saya sebagai calon anggota DPRD Wajo. Melainkan sebagai keluarga dan sekampungnya.

Saya pun menekankan, bahwa kedatangan saya, bukan untuk berkampanye sebagai caleg. Tapi datang sebagai anak, adik, sahabat dan sekampung. Datang merawat tali kekeluargaan.

Persoalan pilihan di Pemilu 2019, itu urusan belakang. Mereka ingin mendukung atau tidak, saya tak permasalahkan. Terpenting bagi saya, silaturahmi tak terputus hanya karena beda dukungan. Di era demokrasi, kita bebas menentukan pilihan. Bukan masanya lagi menekan, atau memaksa rakyat.

Meski di silaturahmi itu, ada tekad besar bersama berjuang di Pemilu. Tapi sekali lagi, urusan pilihan itu nomor 7. Utama adalah, memastikan kita tetap keluarga, saudara dan sekampung selamanya.

Uang Urusan Belakang

Selama saya banyak menetap di Wajo pasca-memutuskan maju jadi caleg, ada banyak pelajaran sekaligus penyemangat bisa saya petik secara pribadi. Memang sebagian orang menyebut saya terlalu berani maju di “dapil neraka”, karena kontestannya banyak diisi oleh figur yang dipersepsikan kuat. Termasuk sejumlah wajah lama dan incumbent.

Tak salah anggapan itu. Mungkin menilai saya baru terjun sebagai caleg. Belum punya modal pengenalan dan basis. Mungkin juga ada yang berkesimpulan, caleg yang tak ada bagi-bagi “pos rondanya”, “lampu jalan”, ataukah yang berbentuk materi lain. Dan itu memang benar.

Tapi terlepas dari persepsi sebagian warga, saya justru semakin tertantang. Tertantang menghadirkan yang terbaik. Tertantang ikut berperan, bahwa tak selamanya pemilih dihargai dengan selembar atau dua lembar uang merah, apalagi sembako. Tertantang, meyakinkan warga memilih calon wakil rakyat yang punya kapasitas dan integritas memajukan Wajo.

Memang tak bisa dipungkiri, istilah “ada uang ada suara” menyebar dari mulut ke mulut. Tapi jangan menyimpulkan jika semua pemilih memakai standar itu. Apalagi menyebut kalau orang Wajo ‘mata duitan’ di pemilu. Ada banyak yang masih menggunakan nuraninya. Mengedepankan rasionalitasnya, serta mempertimbangkan rekam jejak calon.

Setidaknya itu yang saya temukan ketika bersilaturahmi dengan warga. Memang ada segelintir bicara soal uang. Namun jika kita mampu meyakinkan mereka dan menyentuh hatinya, maka percayalah uang atau sembako itu urusan belakang.

Yakinkan Pemilih

Meyakinkan pemilih memang bukan perkara yang mudah. Butuh waktu dan proses. Apalagi jika sebagian kontestan masih beranggapan jika suara rakyat itu mudah dibeli dengan uang. Beranggapan, bahwa kontestasi politik adalah panggung transaksional. Beranggapan, pemilih cukup diperhatikan dengan jangka pendek.

Seharusnya, siapapun oknum yang hanya menilai warga dengan uang semata mesti diberikan efek jera. Efek jera tidak memberikan kesempatan menjadi wakil rakyat. Efek jera mengasingkan mereka dari panggung politik. Termasuk memberikan efek jera ke oknum anggota dewan yang mempolitisasi untuk kepentingan pribadi anggaran negara.

Dan yang bisa memberikan efek jera itu, tentu adalah rakyat, serta penyelenggara. Sebab jika tidak, kita jangan bermimpi punya wakil rakyat yang berintegritas di parlemen. Mereka bisa saja hanya memanfaatkan kita untuk kepentingan kelompok dan pribadinya jika kelak terpilih.

Memang kita butuh keberanian dan kesadaran melawan itu demi menghadirkan wakil rakyat yang berkualitas. Memang ada segelintir di antara kita sudah larut dengan iming-imingan uang, atau pertimbangan pragmatis. Tapi kita yang masih punya nurani, harus berani memutus mata rantai perusak tatanan berdemokrasi itu. Ini tentang generasi dan anak-cucu kita kelak.

Belum ada kata terlambat untuk itu. Kita masih punya waktu menyeleksi dengan baik siapa calon wakil rakyat kita yang layak diberikan amanah. Layak memperjuangkan aspirasi kita. Layak menjadi sahabat kita. Layak untuk ditempati berkeluh kesah, dan berdialog.

17 April 2019 mendatang, adalah saat yang tepat kita menghadirkan wakil rakyat yang benar-benar memahami keinginan rakyat. Bukan ‘wakil rakyat’ yang hanya ingin dilayani, atau hanya datang ketika punya kepentingan politik lagi.

Harga Diri Orang Wajo

Saudaraku dan para orangtuaku, kita mesti bersepakat, bahwa kita orang Wajo punya nilai, siri’ dan harga diri. Harga diri tentang moralitas. Harga diri tak ingin digadaikan. Harga diri tak ingin dipandang sebelah mata. Harga diri, bahwa kita punya keluasaan menentukan pilihan sesuai nurani.

Kita harus buktikan bersama, di tanah Wajo yang menang adalah mereka yang mau mengabdi dengan tulus. Di Wajo yang menang adalah mereka yang benar-benar ingin memajukan daerah. Di Wajo yang menang adalah mereka yang sepenuh hati ingin berjuang dan mewakili aspirasi kita. Di Wajo yang menang adalah mereka yang mau mewakafkan hidupnya untuk masa depan generasi kita.

Melalui catatan ini, izinkan dan restui saya berjuang bersama kita. Berjuang mewujudkan harapan itu. Berjuang untuk kemajuan daerah kita. Berjuang untuk kesejahteraan dan masa depan anak-cucu kita. Berjuang mengawal pembangunan tanah kebanggaan kita, Wajo.

Salam, MAS BRO (M.Arif Saleh Bersama Rakyat Wajo)

Editor: Kink Kusuma Rein

...

POPULER

video

VIDEO: Video Pelajar Diduga Mesum Beredar, Ini Klarifikasi Pihak Sekolah

SULSELSATU.com, PAREPARE - Video pelajar SMK yang diduga mesum di Kota Parepare beredar dan sempat viral. Video berdurasi duabelas detik ini direkam dalam kelas, di...

3 Cara Ampuh Keluarkan Lendir Saat Bayi Batuk Pilek

SULSELSATU.com - Kondisi Si Kecil yang baru lahir memang membuatnya rentan terhadap berbagai penyakit. Terlebih jika cuaca di luar sedang tak menentu. Akibatnya, bukan hanya...
video

VIDEO: Pasangan Ini Kedapatan Berhubungan Intim di Pesawat

SULSELSATU.com - Pria dan wanita terpergok sedang melakukan hubungan intim di pesawat. Momen itu terjadi dalam penerbangan menuju Meksiko. Tanpa memedulikan keberadaan penumpang lain. Video Editor: Andi...

Catat! Berikut Menu Diet Seminggu yang Ampuh

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Baik Diet OCD maupun Diet Mayo, Bagi Sahabat Sehat yang sedang berniat untuk diet, tak ada salahnya untuk mengadopsi gaya hidup...

Sekda Makassar Tertibkan Randis Pejabat

SULSELSATU.com , MAKASSAR - Sekretaris Daerah Kota Makassar Muh. Ansar menertibkan pejabat lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang memiliki Kendaraan Dinas (Randis) lebih dari...

Mahasiswa Unhas Gugat UU Capil dan Kependudukan di MK

SULSELSATU.com, JAKARTA - Mahkamah Konstitusi mulai menyidangkan uji materi Undang Undang Nomor 24 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang...

Ubah Lokasi Kumuh Menjadi Layak Huni, Iqbal Suhaeb Harap Warga Sadar Lingkungan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb meresmikan lokasi percontohan  RISE yang diadakan oleh Monash University dan ADB (Asian Development Bank) di...

Video Pelajar SMK Diduga Mesum Beredar di Parepare, Ini Kata Pihak Sekolah

SULSELSATU.com, PAREPARE - Sebuah video pelajar yang diduga mesum beredar dan viral di media sosial. Video berdurasi duabelas detik ini direkam dalam kelas, dimana...

GALERI FOTO: Manjakan Konsumen, Honda Luncurkan Aplikasi Motorku

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kepala Wilayah Astra Motor Makassar, Thamsir Sutrisno bersama dua pemain PSM Makassar Ahmad Hari dan Safei melaunching aplikasi Motorku di Bon...

Baca Juga

Bumdes Sunggumanai Gowa Raih Juara Pertama Tingkat Sulsel

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kabupaten Gowa berhasil meraih penghargaan Juara Pertama kategori Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berprestasi Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Tahun 2019....

OPINI: Surat Terbuka Buat yang Tercinta di Gedung Eksekutif dan Legislatif Kabupaten Bone

SULSELSATU.com - Tabe Puang, taparajang addampeng..!!! Beberapa hari belakang ini perhatian publik tertuju pada polemik rencana Pemerintah Kabupaten Bone yang akan membangun gedung berbentuk...

OJK Gelar Workshop Wartawan Market Update Pasar Modal

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Otoritas Jasa Keungan (OJK) Regional 6 Sulawesi, Maluku dan Papua menggelar workshop bersama wartawan. Kegiatan ini bertajuk "Market update pasar modal" digelar...

Live Streaming Liga Champions: Ajax Vs Valencia

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Ajax akan menjamu Valencia di pertandingan terakhir babak Grup H Liga Champions, Kamis (11/12/2019) pukul 04.00 Wita dini hari nanti. Ajax hanya...

TERKINI

Bersama Warga, IDP Ngeteh di Pasar Sore Mulyorejo Sukamaju Selatan

SULSELSATU.com, LUTRA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani (IDP), rupanya...

Diskes Barru Siapkan Tiga Puskesmas Jadi BLUD

SULSELSATU.com, BARRU - Dinas Kesehatan Barru tengah melakukan persiapan kepada tiga...

Bupati Luwu Utara Launching Go Pasar Indah

SULSELSATU.com, LUTRA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani (IDP), secara...

Birokrat Pemkot Makassar Jadi Ancaman Serius Danny di Pilwali

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Mantan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto (Danny)...

Cuitan Ozil Soal Muslim Uighur Bikin Ngambek TV China, Batal Siarkan Arsenal Vs City

JAKARTA - Cuitan pemain Arsenal, Mesut Ozil di Twitter soal muslim...

LL-Dikti Yakin Alumni UMI Bisa Bersaing di Dunia Kerja

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kepala Lembaga Layanan Dikti Wilayah Sulawesi, Prof Jasruddin...
video

VIDEO: Kuasa Hukum Abu Tours Nilai Kesaksian PPATK Cacat Hukum

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tim kuasa hukum Abu Tours menegaskan bahwa kesaksian Ketua Advokasi Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Muhammad Novian dalam sidang lanjutan...