Tarif Pajak Rendah, Penerimaan Pajak UMKM Meningkat

80
Kepala Kanwil DJP Sulselbartra, Eka Sila Kusna Jaya bersama dengan Kepala Bidang P2 Humas Kanwil DJP Sulselbartra Eko Pandoyo Wisnu Bawono. (sulselsatu/sri)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemangkasan pajak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi 0,5 persen berdampak besar pada peningkatan penerimaan pajak. Tidak hanya itu, pemangkasan mampu meningkatkan jumlah pelaku usaha.

Kepala Bidang P2 Humas Ditjen Pajak Sulselbartra, Eko Pandoyo Wisnu Bawono mengatakan nilai pajak yang rendah berpengaruh pada peningkatan kepatuhan dan penerimaan pajak.

“Pajak UMKM yang hanya 0,5 persen ini, tidak hanya meningkatkan penerimaan pajak. Tapi sejak kebijakan ini dikeluarkan, wajib pajak yang belum melakukan pembayaran semakin meningkat,” jelas Eko saat dihubungi oleh Sulselsatu.com, Senin (26/11/2018).

Eko menjelaskan, kebijakan pemangkasan pajak UMKM tersebut pada bulan September hingga Oktober 2018 ini semakin meningkat. Namun, Eko belum bisa merincikan secara pasti peningkatan penerimaan pajak UMKM mengingat belum ada pemilahan berdasarkan jenis pajaknya.

Lebih jauh, Eko menjelaskan bukan hanya berpengaruh kepada penerimaan pajak tetapi juga berpengaruh pada peningkatan pertumbuhan pelaku usaha UMKM.

“Meningkatnya jumlah pelaku UMKM ini ada dampak positif lainnya dari pemangkasan pajak UMKM menjadi 0,5 persen sejak Mei 2018 lalu,” beber Eko.

Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Baca Juga