Kemendikbud Mulai Godok Panduan Ajar Mata Pelajaran PMP

SULSELSATU.com, JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah menggodok kurikulum yang pas untuk penerapan mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila. Panduan ajar PMP ini nantinya akan disesuaikan dengan kondisi saat ini.

Direktur Jenderal Guru dan Teknologi Kependidikan Kemendikbud, Supriano mengatakan, hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut wacana penghidupan kembali pelajaran yang berkembang di era Orde Baru tersebut.

“Jika muatan kurikulum sudah cukup, tinggal bagaimana mengubah cara guru dalam menyampaikan proses pembelajaran Pancasila, untuk zaman sekarang,” kata Supriano, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Kamis(29/11/2018).

Supriano berpendapat bahwa siswa tidak hanya sekadar mengejar nilai akademis tetapi pendidikan karakter juga perlu ditanamkan kembali. Supriano mengatakan proses pembelajaran Pancasila akan dibuat lebih menyenangkan. Selain itu, siswa akan lebih aktif dan guru hanya sebagai fasilitator.

“Kita harus optimistis dapat diimplementasikan dengan baik. Namun, dampaknya tidak cepat karena ini masalah moral dan karakter. Mungkin pembentukannya bisa sampai 2 atau 3 tahun,” ujar Supriano.

Lebih lanjut, Kemendikbud sudah membuat model pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa zaman sekarang. Salah satunya adalah menjelaskan butir-butir Pancasila melalui video.

Pascarumusan kurikulum Kemendikbud akan mengadakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) demi menyosialisasikan PMP sekaligus mendukung program zonasi.

Program zonasi sendiri adalah salah satu program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI agar dapat mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas. Ada 2.578 zona di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

“Tahun ajaran baru itu kan mulai Mei-Juni 2019, kita tidak mungkin memasukan PMP ini. Sekarang masih ada waktu untuk persiapan-persiapan. Sebenarnya, tinggal bagaimana merubah proses pembelajaran supaya dilakukan secara massif di seluruh Indonesia,” kata Supriano.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sempat mengkhawatirkan wacana memasukkan kembali mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP), ia berpendapat PMP perlu dikaji ulang dan pendidikan tentang pancasila selama ini telah diajarkan di sekolah melalui pelajaran kewarganegaraan.

“Ya kan kita sudah melakukan itu. Tapi tetap saja kan, makanya muncul tentang revolusi mental atau pancasila. Kalau terlalu banyak, masyarakat malah bingung nanti,” ujar JK.

PMP merupakan mata pelajaran yang diajarkan di sekolah sejak 1975. PMP ketika itu menggantikan mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan yang telah masuk dalam kurikulum sekolah di Indonesia sejak tahun 1968.

Namun, mata pelajaran PMP diubah lagi pada tahun 1994 menjadi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), dan pada masa Reformasi PPKn diubah menjadi PKn dengan menghilangkan kata Pancasila yang dianggap sebagai produk Orde Baru.

PMP berisi materi Pancasila sebagaimana diuraikan dalam Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila atau dikenal juga dengan sebutan P4.

Editor: Awang Darmawan

Populer

Pria “Kebal Parang” Tolak Pasar Tamanroya Jeneponto Direlokasi

SULSELSATU.com,JENEPONTO - Sejumlah pedagang menggelar aksi menolak Pasar Tamanroya yang ada di Kelurahan Tamanroya di relokasi ke Pasar Boyong, Kelurahan Tonrokassi Timur, Kecamatan Tamalatea....

Kecewa dengan Pelayanan RS Islam Faisal, Pasien Ini Pulang Tengah Malam

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pelayanan di Rumah Sakit (RS) Islam Faisal, Kota Makassar, membuat kecewa salah seorang pasiennya hingga memilih pulang tengah malam atau dini...

Melahirkan di RSUP Wahidin, Penjaga Pasien Bungkus Bayinya Pakai Kantong Plastik

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin dikagetkan dengan penemuan sesosok bayi yang telah meninggal, Rabu (17/7/2019). "Mayat bayi ditemukan di Ruang...

Tolak Dipoligami, Istri Siram Air Mendidih ke Suami Hingga Meninggal di Jeneponto

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Bahtiar (28), warga Desa Kapita, Kecamatan Bangkala, meninggal dunia usai disiram air panas oleh Aminah (30) yang tak lain adalah istrinya...

SK Bikinan Danny Pomanto Dibatalkan, 1,228 ASN yang Dimutasi Diinstruksikan Kembali

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Sebanyak 40 Surat Keputusan (SK) Aparatur Sipil Negara (ASN) diteken Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto resmi dibatalkan melalui perintah surat...
video

VIDEO: ‘Topi Awan’ Gunung Rinjani Jadi Perhatian Warga

SULSELSATU.com - Awan putih tebal yang melingkari puncak Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu (17/7/2019). Fenomena awan yang menyerupai topi ini jadi ajang...
video

VIDEO: Dapat Orderan Mistis ke Kuburan Driver Ojol di Makassar Kesurupan

SULSELSATU.com - Seorang pria driver ojek online (Ojol) di Makassar, Sulawesi Selatan, kesurupan setelah menjemput orderan fiktif. Menurut rekannya, si pengorder minta dijemput di SD...

Sudah 5 Jam Polda Sulsel Geledah Kantor Bupati Jeneponto

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Penyidik Tipikor Polda Sulsel sudah melakukan penggeledahan 5 jam di Kantor Bupati Jeneponto, Jln. Lanto Dg Pasewang, Kabupaten Jeneponto. Penggeledahan dilakukan...

GALERI FOTO: Fakultas Psikologi UNM Gelar Expo Bermain untuk Anak-anak

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Sejumlah anak bermain di acara Expo Bermain yang digelar oleh mahasiswa Fakultas Psikologi, Universitas Negeri Makassar (UNM) di pelataran kampus UNM,...

Baca Juga

Logo Baru Gojek Bernama ‘Solve’

SULSELSATU.com - Setelah berdiri sejak tahun 2011 lalu dan mengekspansi bisnisnya ke mancanegara, Go-Jek mengubah logo baru dan diberi nama "Solve". Founder dan CEO Go-Jek...

Polisi Bekuk Spesialis Maling Minimarket, Modusnya Pura-pura ke Toilet

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Seorang pelaku tindak pidana pencurian bernama Imran Djamaluddin alias Imran (49) ditangkap aparat gabungan Timsus Polda Sulsel dan Resmob Panakkukang. Imran...

Gubernur Sulsel Hadiri Upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-59 

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah (NA) menghadiri upacara hari Bhakti Adhyaksa yang ke-59, di Kantor Kejaksaan Tinggi, Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo...

Mahkamah Konstitusi Tolak Lanjutkan Sidang 58 Sengketa Pileg 2019

SULSELSATU.com - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak untuk melanjutkan 58 dari 260 sengketa pileg ke tahap pembuktian. Penolakan tersebut tidak dilanjutkan dengan berbagai alasan. "Mengadili, sebelum...

Terbaru

Terjerat Kasus Dugaan Korupsi, Mantan Bendahara RSUD Latopas Angkat Bicara

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Mantan Bendahara RSUD Lanto Daeng Pasewang (Latopas) Jeneponto, Kaharuddin alias Oca menjadi tersangka kasus dugaan korupsi makan-minum pasien rumah sakit itu...

F8 Tetap Digelar, Iqbal Suhaeb : Kita Dukung Selama Sesuai Peraturan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pasca Pemkot Makassar mengumumkan pembatalan pelaksanaan event Makassar International Eight Festival and Forum (F8), mantan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto...

ADS Sebut Joko Driyono Orang Baik

SULSELSATU.com - Mantan Direktur Utama PT Liga Indonesia Andi Darussalam Tabusalla (ADS) mengatakan terdakwa kasus penghilangan dan perusakan barang bukti terkait kasus dugaan pengaturan...

TSM Sediakan Sarana Belajar Bertajuk Science & Edu Fair 2019

SULSELSATU.com, Makassar - Trans Studio Mal (TSM) Makassar kini menyediakan sarana belajar, sebagai program promo 'Back to School, Back to Mall', TSM menghadirkan tema...
video

VIDEO: Tak Ditemui Bupati, Massa di Jeneponto Ricuh

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Puluhan aktivis yang tergabung dalam komunitas Pemuda dan Mahasiswa Kabupaten Jeneponto menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Jeneponto Jl. Lanto...