MN KAHMI Desak Pemerintah Tetapkan OPM sebagai Organisasi Teroris

115
Ilustrasi. (Int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Pembantaian puluhan pekerja dan aparat yang dilakukan Kelompok Krimial Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua, mengundang perhatian dari banyak pihak. Aksi ini pun dikutuk.

Koordinator Presidium Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) seperti dilansir RMOL menyebut, dalang dari pembantaian itu adalah Organisasi Papua Merdeka (OPM) seperti yang dicurigai Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

“Kami mengutuk keras aksi keji tanpa perikemanusiaan kelompok separatis OPM itu,” ujarnya dalam jumpa pers di KAHMI Center, Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Demi menanggulangi korban jiwa serupa, MN KAHMI mendesak agar pemerintah menggolongkan OPM sebagai organisasi teroris di negeri ini.

Menurutnya, dengan penetapan itu, Hamdan mendesak aparat penegak hukum untuk menindak tegas mereka.

“Kami mendesak pemerintah untuk menetapkan OPM sebagai organisasi teroris,” tegas Hamdan.

“Sudah terlalu banyak korban sipil dan aparat negara akibat tindakan kekerasan dan terorisme di Papua,” pungkasnya.

Editor: Hendra Wijaya

 

Rekomendasi Berita

Baca Juga