Realisasi Anggaran Bansos Membengkak Hingga Rp4,3 Triliun

16
Ilustrasi. (INT)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Realisasi belanja bantuan sosial (bansos) diproyeksikan bakal membengkak tahun ini. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan anggaran bansos mencapai Rp85,6 triliun atau lebih sekitar Rp 4,3 triliun dari pagu awal di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018.

Diketahui, dalam APBN 2018 pagu anggaran untuk bansos hanya sebesar Rp81,3 triliun.

Ani, begitu ia akrab disapa, mengatakan realisasi anggaran bansos akan meningkat karena ada tambahan penyaluran dana untuk Program Keluarga Harapan (PKH) ke-3 bagi peserta baru. Selain itu, pemerintah juga menambahkan anggaran penanggulangan bencana dari pos ini.

“Realisasi belanja bansos bisa melebihi 100 persen. Tahun depan pun akan naik karena dana untuk PKH naik, tapi kami harapkan ini bisa menurunkan tingkat kemiskinan dan gini ratio,” ujarnya, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Jumat (7/12/2018).

Berdasarkan data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) per 30 November 2018, realisasi belanja bansos telah mencapai Rp73,4 triliun atau 90,3 persen dari target di APBN 2018.

Realisasi ini tumbuh 36,7 persen dari periode yang sama pada tahun lalu. Hal ini lantaran pagu anggaran bansos tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya Rp59 triliun.

Lebih rinci, realisasi penyerapan anggaran bansos untuk PKH telah mencapai Rp17 triliun atau 113 persen dari target. Lalu, untuk program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai Rp25 triliun atau 100 persen dari target.

Kemudian, penyerapan untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar Rp16 triliun atau 79 persen dari target, Bidikmisi Rp4 triliun atau 91 persen dari target, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Rp9 triliun atau 87 persen dari target, dan belanja lainnya Rp1 triliun atau 25 persen dari target.

Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga