Endorse Kosmetik Oplosan, Via Vallen dan Nella Kharisma Bakal Diperiksa Polisi

8
Via Vallen (INT)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Penyanyi dangdut yang tengah naik daun, Via Vallen dan Nella Kharisma bakal diperiksa polisi terkait kasus kosmetik oplosan, Dermas Skin Care atau DSC Beauty, oleh sebuah klinik kecantikan di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Kasus ini sudah menetapkan satu tersangka, yakni pemilik klinik berinisial KIL.

Via Vallen dan Nella Kharisma beserta lima artis lainnya yakni inisial NR, OR, DK, MP, dan DJB diketahui jadi endorse kosmetik ini. Mereka akan diperiksa sebagai saksi secara bertahap mulai pekan depan.

“Dimulai Rabu, kemudian Kamis pekan depan,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, di Surabaya, Jawa Timur, seperti dilansir Viva, Jumat, (7/12/2018).

“Kenapa Via Vallen dan Nella Kharisma yang pertama akan kami lakukan pemeriksaan, karena dua artis ini berdomisili di Jawa Timur,” katanya.

Keterangan tujuh artis endorse itu diperlukan untuk menguatkan bukti dan konstruksi hukum atas terjadinya tindak pidana yang dilakukan tersangka KIL. Sebab, produk oplosan dan ilegal bikinan tersangka laris di pasaran diduga karena disupport pemasarannya oleh ketujuh artis tersebut melalui media sosial Instagram.

KIL menjalankan bisnis kecantikannya sejak dua tahun lalu. Selain layanan perawatan, tersangka juga menjual produk kecantikan oplosan.

Pelanggannya mencapai 18 ribu orang dan usahanya beromzet Rp300 jutaan per bulan. Dengan keuntungan sebesar itu, wajar jika tersangka mampu membayar honor artis endorse Rp7 juta-Rp15 juta minggu.

Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga