10 Jam Ditunggu Wartawan di Makassar, Panglima TNI Bungkam Soal Pembantaian

120
  • 29
    Shares
Jenazah Muhammad Agus, salah satu korban tewas dalam pembantaian yang dilakukan oleh KKB di Papua. (Sulselsatu/Moh. Niaz Sharief)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto tiba di Lanud Sultan Hasanuddin Makassar sekira pukul 17.24 Wita pada Jumat (7/12/2018) kemarin. 

Namun ia menolak memberikan keterangan kepada puluhan awak media soal kasus pembantaian pekerja PT. Istaka karya oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. 

Panglima TNI bahkan tiga kali dilobi oleh Kepala Penerangan Lanud namun tetap bersikukuh untuk tidak menemui dan memberikan pernyataan kepada awak media. Alhasil, puluhan wartawan yang menunggunya sekira 10 jam lamanya terlihat kecewa berat.

Panglima TNI sendiri tiba di Lanud menggunakan Pesawat Boeing 737 200 milik skuadron 17 milik Lanud Halim Perdana Kusuma. 

Sementara itu, Kepala Penerangan Lanud Sultan Hasanuddin, Mayor Sus. Henni mengatakan, Panglima TNI ke Papua sudah sejak Rabu 5 November kemarin. 

“Beliau ke sana untuk memantau kondisi pasca pembantaian di sana (Papua), termasuk tahap evakuasi korban,” ujarnya kepasa reporter sulselsatu di lokasi. 

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 16 pekerja yang menjadi korban tewas pembantaian KKB di Papua berhasil diidentifikasi hingga langsung ditebangkan ke Makassar dan Jakarta. 

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga