Empat Tahun Tak Nikmati Air Bersih, Warga Palopo Mengadu ke YLKI

92
  • 73
    Shares

SULSELSATU.com, PALOPO – Puluhan warga Perumahan Griya Bukit Salubulo Permai mengadu ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Kota Palopo. Mereka mengeluhkan sikap developer yang belum mengalirkan air bersih ke perumahan selama kurun waktu 4 tahun belakangan ini.

Menurut mereka, fasilitas umum seperti jaringan air bersih PDAM seharusnya sudah tersedia sejak mereka melakukan akad kredit di perumahan ini.

“Kekecewaan ini sudah lama, bukan hanya saya tetapi sekitar 48 pemilik rumah di sini juga ikut kecewa dan dirugikan oleh pihak bank sampai sekarang kita tidak bisa menikmati ait bersih. Kami di sini hanya mengandalkan air dari pengunungan yang kualitasnya kadang kotor jika hujan turun,” ungkap Salah satu warga, Wati, Jumat (7/12/2018) malam.

Wati bersama puluhan konsumen lainnya akhirnya terpaksa meminta pendampingan YLKI Kota Palopo untuk memperjuangkan haknya yang selama ini belum dipenuhi pihak developer.

“Kami sudah sangat kecewa dan sudah lama menderita jadi kami meminta bantuan YLKI agar bisa memperjuangkan apa yang menjadi hak kami selaku konsumen BTN, yang jauh sebelumnya dijanji sampai sekarang belum dipasang juga,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua YLKI Kota Palopo, Maksum Runi yang menerima laporan tersebut langsung mendatangi lokasi perumahan Griya Bukit Salubulo Permai di Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo.

“Saya sudah bertemu dengan konsumen Bank BTN apa yang seharusnya menjadi hak mereka. Kami akan perjuangkan,” tegas Maksum.

Ia juga mempertanyakan tindakan pihak bank yang melakukan akad kepada konsumen beberapa tahun lalu yang fasilitasnya tidak lengkap.

“Seharunya sebelum akad kredit pihak bank tak serta merta langsung melakukan akad tanpa melakukan pengecekan apa yang menjadi hak konsumen dan itu jelas dalam perjanjian. Kok bisa bisanya bank lakukan akad sementara jaringan PDAM tidak ada,” katanya.

“Yang menjadi korban disini bukan hanya satu atau dua Kepala Keluarga (KK) saja tetapi ada 48 KK yang menderita, dan itu akan kami perjuangakan,” imbuh Maksum.

Penulis: Herianto
Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga