Unjuk Rasa Macetkan Trans Sulawesi 2 Km

204
  • 41
    Shares

SULSELSATU.com, PALOPO – Aliansi Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat (Gemar) Kota Palopo menggelar aksi unjuk rasa yang mengakibatkan kemacetan di jalan Trasn Sulawesi sepanjang 2 kilometer, Sabtu (8/12/2018) sore.

Dalam aksi itu pengunjuk rasa meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan korupsi di Palopo.

Jendral Lapangan, Yulianti, dalam orasinya mendesak aparat penegak hukum untuk menangkap koruptor yang diduga telah merampok uang negara.

“Tangkap dan penjarakan koruptor diklat pelaut yang telah merugikan negara yang telah menggunakan APBD 2013 hingga 2017 sebesar 5,4 miliar,” tegasnya.

Selain itu ia juga mempertanyakan status hukum dugaan korupsi sekolah pelaut yang diduga dilakukan oleh Kabid Dikmen dan pemiliki SMK Nusantara, Rustam Lalong yang saat ini menjabat sebagai Camat Wara Utara, yang hingga saat ini jeratan kasusnya belum jelas.

“Kami juga meminta pihak kepolisian memperjelas kasus dugaa korupsi sekolah pelaut yang diduga melibatkan Rustam Lalong,” jelas Yuliati.

Selain itu ia juga meminta agar penuntasan kasus Mantan Ketua KPUD kota Palopo, Maksum Runi yang telah ditetapkan sebagai tersangka, serta usut tuntas dugaan grafikasi dalam penetapan tender proyek pengadaan 1000 kandang ayam.

Sekedar diketahui, dalam unjuk rasa ini massa melakukan penutupan badan jalan yang mengakibatkan kemacetan jalan trans Sulawesi sepanjang 2 kilo meter selama setengah jam.

Penulis : Herianto
Editor: Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Baca Juga