Hasil Autopsi, Jenazah Kakek di Parepare Penuh Belatung

53

SULSELSATU.com, PAREPARE — Mayat laki-laki bernama Lajannah yang ditemukan di tengah sawah, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, telah mendapat penanganan autopsi dari dokter umum rumah sakit Andi Makkasau, Sabtu (8/12/2018).

Dokter Umum RS Andi Makkasau, dr Sari mengaku, kesulitan otopsi jenazah almarhum Lajannah. Pasalnya, hampir sekujur tubuh dipenuhi bisa dan kondisi otopsi dilakukan di luar ruangan, lantaran kamar otopsi masih dalam renovasi.

“Agak sulit dikerja, selain karena penuh belatung, juga tempatnya di luar ruangan. Sehingga saat ada angin, belatung yang ada di tubuh almarhum beterbangan tertiup,” ujarnya, saat ditemui usai melakukan otopsi.

Menurut dr Sari, jika melihat kondisi jenazah, maka dapat diperkirakan almarhum Lajannah telah meninggal lebih dari seminggu.

“Sudah banyak kulit yang terkelupas. Bahkan bagian kepala sudah hancur dan dipenuhi belatung. Untuk tanda kekerasan, belum dapat dipastikan. Karena pihak keluarga sepakat agar otopsi tidak dilanjutkan,” jelas dia.

Ia bercerita, jika almarhum tidak asing di rumah sakit Andi Makkasau.

“Beliau (Lajannah) semasa hidupnya sering diantar ke ruang UGD oleh Call Centre 112, saat ditemukan di jalan. Bahkan beberapa sempat diinfus, dan kami pihak rumah sakit yang mengantarkan pulang ke rumah keluarganya,” katanya.

Penulis: Andi Fardi
Editor: Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Baca Juga