Tidak Hanya Beli Aset, Dana Jemaah Abu Tours Juga Dipaksakan untuk Bisnis

75
Empat petinggi Abu Tours kembali menjalani sidang lanjutan kasus penggelapan dan pencucian uang 96 ribu calon jemaah umrah di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (5/12/2018). (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Fakta persidangan kembali mengungkap aliran dana Pimpinan Abu Tours Muhammad Hamzah Mamba. Fakta itu terkuak saat dua saksi milik tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) hadir di Pengadilan Negeri Makassar, Senin (10/12/2018). 

Dari keterangan saksi bernama Ningsih dan Anugrah, diketahui bahwa Pimpinan Abu Tours mentransfer uang sebesar Rp1,2 miliar kepada CEO Urbanix Box, Fajar Ashad di Jalan Pelita Raya. Transaksi keduanya merupakan untuk keperluan unit bisnis mereka. 

Ningsih dan Anugrah sendiri merupakan penyewa gerai di Urbanix Box. 

“Saya menyewa tahun 2017 bulan Juli. Saya sewa dengan harga Rp36 juta oer tahun. Tapi saya tempati sampai bulan September karena langsung ditutup,” ujar Ningsih di hadapan majelis hakim. 

Ia menjelaskan, penutupan itu lantaran rekan Hamzah Mamba, Ahmad Saleh menyampaikan bahwa bangunan Urbanix Box akan disempurnakan. 

Setelah itu, Ahmad Saleh menjanjikan uang Rp36 juta dan bisa diambil setelah melakukan meeting di kantor Abu Tours yang terletak di Jalan Kaka Tua. 

“Kami meeting dengan HRD dengan rekannya pak Ahmad Saleh yang menyuruh kami tutup dan berjanji uang kami dikembalikan tapi sampai saat ini tidak kembali. Di situlah kami tahu kalau investornya itu pak Abu,” jelasnya. 

Ningsih juga mengungkap keterangan Fajar yang menjelaskan bahwa Urbamix Box dibangun dengan harga Rp1,2 miliar. Tambahnya lagi, uang pembangunan unit bisnis itu bagian dari dana Rp2 miliar yang telah diambil dari Abu Tours. Rp800 juta sisanya tidak pernah cair. 

Pemberian uang sebesar Rp1,2 miliar itu lantas dibenarkan oleh terdakwa Hamzah Mamba. Ia mengatakan bahwa uang miliaran itu memang diberikan untuk berinvestasi sebagai tempat berkumpulnya anak-anak IT, bukan untuk disewakan sebagai gerai makanan. Akibatnya, Hamzah mengaku kecewa dengan Fajar. 

“Ada persoalan utang piutang saya dengan Fajar. Makanya saya suruh teman saya untuk menagih. Karena saya rugi Rp1,2 miliar itu tidak sesuai dengan apa yang diharapkan,” ujar Hamzah. 

Sementara pengacara Abu Tours, Kanon Armiyanto mengatakan bahwa uang Hamzah Mamba yang diberikan kepada Fajar bukanlah uang jemaah. Ia mengungkapkan uang itu murni milik pribadi Hamzah Mamba. 

Penulis: Hermawan Mappiwali 
Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Tak Hanya Gerindra, Caleg PKS Ini Rasakan Efek Positif Prabowo-Sandi

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Efek positif Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno...

Bawaslu Jeneponto Lantik 1.101 Pengawas TPS

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Bawaslu Jeneponto melantik 1.101 Pengawas Tempat...

Forum Perangkat Daerah Sinjai Rakor Penyusunan RKPD

SULSELSATU.com, SINJAI - Pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang...

Baca Juga