Kadir Halid Soroti Anggaran Pra-PON yang Minim

38
Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel, Kadir Halid. (Sulselsatu/Asrul)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti anggaran untuk Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) sangat minim. Pasalnya, anggaran yang disediakan untuk persiapan atlet ke ajang nasional ini hanya sekira Rp3,6 miliar. 

Ketua Komisi E, Kadir Halid menjelaskan anggaran untuk persiapan atlet menuju PON 2020 masih sangat minim. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pokok 2019, Pra PON hanya dianggarkan sekira Rp3,6 miliar. 

“Kita mau ke pra PON, masa kita tidak punya anggaran? Bagaimana kita mau ikut PON kalau tidak ikut Pra PON. Bagaimana kita juga berprestasi. Makanya kemarin saya minta agar dana Pra PON juga diperhatikan,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel itu, Selasa (11/12/2018).. 

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setidaknya membutuhkan anggaran sekitar Rp10 miliar  untuk persiapan Pra PON. Anggaran tersebut untuk persiapan para atlet yang mulai berlatih pada April tahun depan. 

“Anggaran Pra PON sangat kurang, karena pra PON 2019 itu, kita butuh minimal Rp10 miliar untuk anggaran pra-PON. Karena mungkin mulai bulan April, Mei, sampai Agustus mulai latihan, bergantung dari cabang olahraganya,” katanya. 

Namun, ia optimists anggaran tersebut masih bisa berubah. Pasalnya, anggaran tersebut masih bisa diajukan kembali dalam anggaran perubahan. Karena itu, ia berjanji bakal mengajukan penambahan anggaran dalam APBD Perubahan 2019.

“Masih ada peluang untuk ada di Perubahan nanti. Karena anggaran Pra-PON saja sangat minim, hanya Rp3,6 miliar saja, itu saja kita butuh Rp10 miliar lebih, saya sudah sampaikan di komisi,” tutur Kadir.

Penulis: Asrul
Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga