Massa Caleg PKPI yang Coret Geruduk Kantor KPU Jeneponto

61

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Sekitar 100 orang warga yang mengatasnamakan Forum Pemerhati Demokrasi Kabupaten Jeneponto menggelar unjuk rasa di depan Kantor KPU Jeneponto, Jln. Radjamilo, Selasa (11/12/2018).

Aksi tersebut terkait pencoretan nama Umar dalam daftar calon tetap (DCT) calon anggota DPRD Jeneponto dari Dapil 2 Tamalatea-Bontoramba, partai PKPI oleh Komisiomer KPU Jeneponto beberapa hari lalu.

Massa yang dipimpin Rahmat Bundu mengatakan menolak berita acara KPU Kabupaten Jeneponto, Nomir 190/PL.01-BA/7304/KPU-Kab/XI/2018 tebtang rapat pleno penetapan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) calon anggota DPRD Kabupaten Jeneponto pada pemilu 2018 atas nama Umar.

“Karena saudara Umar sudah tidak lagi tercantum namanya dalam DCT,” katanya.

Rahmat mendesak KPU untuk mengembalikan hak Umar sebagai calon anggota DPRD Jeneponto di Dapil 2 Tamaatea-Bontoramba.

“Karena disitu di Point pertama itu harus diperbaiki DCT bukan mencoret dan ini perlu dipertegas dan saya siap di proses hukum. “Kata Ramhat.

Setelah berorasi di KPU, massa selanjutnya bergerak menuju kantor Bawaslu Jeneponto untuk melanjutkan aksinya.

Umar yang merupakan Caleg PKPI didiskualifikasi berdasarkan putusan Bawaslu Sulsel karena dianggap sebagai perangkat desa.

Penulis: Dedi
Editor: Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Baca Juga