TOKOH: Edy Awaluddin Bekerja di Luar Standar

36
Pimpinan Wilayah BNI Makassar, Edy Awaluddin. (Foto/Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Edy Awaluddin memulai karir di BNI sejak tahun sejak tahun 1993 dengan mengikuti pendidikan ODP BNI. Sejak saat itulah, ia bertekad bisa bekerja di luar standar sehingga bisa mendapatkan hasil lebih.

Atas kerja keras itu, pada 12 Mei 2017 lalu ia telah menempati posisi pimpinan wilayah BNI Makassar hingga saat ini. Sebagai pemimpin, Edy menerapkan dua prinsip dalam pola kerjanya.

“Mendapatkan hasil yang maksimal, harus mampu bekerja di luar standar yang ada. Mereka yang bekerja keras, pulang lebih lama di kantor, akan dapat lebih banyak dengan hasil berbeda yang akan diterima oleh bersangkutan,” kata Edy, Ahad (16/12/2018).

Prinsip Kerja

Sebagai pemimpin, ia menerapkan dua prinsip kepada karyawannya agar mampu bekerja lebih baik lagi dan harus memberikan contoh sehingga menjadi panutan untuk karyawan.

Pria kelahiran Bima, 20 Maret 1968 tersebut mengajak kerabatnya untuk berpikir ke depan agar BNI bisa baik dan meningkat mencapai target dan visinya. Selain itu, ia juga menerapkan prinsip lainnya yaitu kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas.

“Saya juga dulunya termasuk orang yang bekerja sesuai standar, akan tetapi setelah menyadari beberapa hal, kemudian mengubah pola kerja. Dengan bekerja di luar standar yang ada, pimpinan bisa menilai dan bisa dapat jabatan yang lebih tinggi. Jadi, ini menjadi motivasi saya dalam kerja,” ujarnya.

Hobi

Edy yang mempunyai hobi makan dan bermain golf ini memimpin BNI Wilayah Makassar yang membawahi 4 provinsi yaitu Sulsel, Sulbar, Sulteng dan juga Maluku.

Kala waktu senggang, ia selalu menyempatkan waktu untuk bermain golf.

Pelayanan

Pihaknya lebih menekankan pada peningkatan pelayanan sehingga nasabah bisa menjadi penyambung lidah BNI kepada calon nasabah.

Edy menilai dengan memberikan servis yang bagus, nasabah bisa merekomendasikan BNI kepada teman-teman di luar. Hal inilah yang selalu dia jaga. Hal lain yang pihaknya terus menjaga adalah memastikan kredit yang diberikan tidak bermasalah, karena jangan sampai kata Edy, hal tersebut membuat target tidak tercapai.

“Menaungi 4 provinsi, berharap akan semakin banyak outlet sehingga semakin dekat dengan nasabah dan semakin banyak yang tahu mengenai BNI. Namun, di Sulbar hanya ada dua cabang yaitu Polewali dan Mamuju, dengan menghadirkan lebih banyak outlet, masyarakat menilai BNI semakin dekat,” kata ayah dari tiga orang anak tersebut.

Komunitas

Edy berharap BNI Wilayah Makassar bisa berkontribusi untuk pencapaian BNI secara nasional, tentu saja kontribusi yang positif. Pria yang senang ke cafe dengan fasilitas live music tersebut ingin untuk bergabung dengan berbagai komunitas sehingga bisa dikenal banyak orang.

Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Kink Kusuma Rein

Rekomendasi Berita

Baca Juga