Luwu Utara Daerah Paling Transparan di Sulsel

images-ads-post

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi Informasi (KI) Sulsel menggelar malam Penganugerahan Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2018, Kemarin Jumat (21/12/2018), di Baruga Kr Pattingalloang Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka.

Dalam acara itu, KI Sulsel memberikan penghargaan kepada kabupaten/kota  yang masuk dalam peringkat lima besar dalam keterbukaan informasi. 

Ketua Panitia kegiatan yang juga salah seorang komisioner KI Sulsel, Andi Muh Ilham menjelaskan, sebelum menetapkan lima besar kabupaten/kota, KI Sulsel melakukan monitoring dan evaluasi (Monev). 

Mulai dari sosialisasi program, membagi kuisioner dengan indikator pengembangan website, pengumuman informasi publik, dan penyediaan informasi publik.

Dari 24 kabupaten yang dibagikan kuisioner, kata Andi Ilham, hanya 18 kabupaten/kota yang mengisi dan mengembalikannya. 

Tahapan selanjutnya adalah verifikasi manual dan online, kemudian presentase dengan lima indikator penilaian seperti komitmen, koordinasi, kolaborasi, dan konsistensi.

Ternyata, dari 18 kabupaten/kota yang mengisi dan mengembalikan kuisioner, hanya 15 daerah ikut proses presentase atau ekspose. Tiga daerah yang tidak ikut adalah Jeneponton, Selayar, dan Wajo.

Andi Ilham menjelaskan, setelah monev, terpilih lima daerah dengan skoring paling tinggi. Urutan pertama Kabupaten Luwu Utara dengan skor 92,8, kedua Kabupaten Bone 86,06, ketiga Kabupaten Sinjai 80,15, keempat Kota Parepare 72,72 dan peringkat kelima Kabupaten Bantaeng dengan skor 65,82.

Daerah yang masuk lima besar pemeringkatan mendapatkan sertifikat penghargaan diserahkan langsung Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Ashari Fakhsirie Radjamilo.

Selain daerah, KI Sulsel juga menganugerahkan penghargaan kepada badan publik yang patuh pada UU Komisi Informasi Publik dan Perki. Penghargaan diberikan kepada BPK Perwakilan Sulsel dan KPU Sulsel.

Pada momen tersebut, Kepala Dinas Kominfo SP Sulsel, Andi Hasdullah meraih penghargaan khusus dari KI sebagai Ketua Forum sekaligus Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID) Utama Provinsi Sulsel.

Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo mengatakan Pemprov Sulsel mengapresiasi kerja-kerja KI Sulsel dalam menerapkan keterbukaan informasi di Sulsel.

“Kami berharap kabupaten/kota, lembaga, instansi hingga OPD lingkup Pemprov Sulsel makin meningkatkan implementasi informasi publik,” kata Ashari.

Sementara itu, Ketua KI Sulsel Pahir Halim menjelaskan penganugerahan pemeringkatan keterbukaan informasi ini untuk kedua kalinya digelar.

KI Sulsel berkomitmen kuat untuk melaksanakan tradisi positif ini. Ke depan diharapkan pemeringkatan dilakukan bukan hanya kepada badan publik daerah, namun juga lembaga pemerintah lainnya dan badan publik non negara.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Awang Darmawan