TOKOH: Joko Budi Jaya, Pekerja Harian yang Jadi GM Hotel

64
General Manager Hotel Aston Makassar, Joko Budi Jaya. (Foto/Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Menjadi seorang general manager (GM) hotel, Joko Budi Jaya tidak memulai menekuni pekerjaannya saat ini dengan kuliah perhotelan. Sebelumnya, dia hanyalah seorang pekerja harian pada salah satu hotel di Malang.

“Berkarir di dunia perhotelan bisa dibilang sebuah kecelakaan. Karena saya merupakan mahasiswa Fakultas Hukum di Universitas Merdeka, namun karena keluarga kurang mampu jadi terpaksa berhenti,” kata Budi sapaannya, Ahad (30/12/2018).

Karir

Dari pekerja harian, Budi mulai berpindah dari satu hotel ke hotel lainnya di berbagai kota. Setelah berjalan beberapa saat, Budi merasa bahwa berkarir di industri perhotelan merupakan jiwanya.

Sebelum menjadi General Manager Hotel Aston Makassar, Joko Budi menjadi General Manager Incash di Hotel Aryaduta Makassar. Selanjutnya, pindah di Hotel Bluesky Balikpapan sebagai GM. Setelah empat tahun di sana, 2014 lalu, Budi pindah menjadi GM Aston Makassar Hotel.

Moto

Pria yang bermoto “jangan seperti air yang mengikuti arus namun harus berani melawan arus” ini memiliki visi untuk sukses bersama dengan seluruh karyawannya.

Ia pun selalu mengirimkan pesan di grup sosial media miliknya untuk menginspirasi dan memotivasi karyawannya.

“Dengan langkah ini, mampu membuat karyawannya selalu berpikir kreatif sehingga para karyawan tidak akan diam dan berpikir untuk kemajuan ke depan,” ujarnya.

Joko Budi sebagai pemimpin tidak lupa untuk terus terjun ke lapangan. Pria kelahiran Malang, 5 April 1969 itu selalu melakukan hal-hal yang bersifat detail, misalnya saja ia harus mengetahui secara rinci kondisi di lapangan serta harus bisa menguasainya.

Kedekatan dengan Karyawan

Di samping itu, untuk bisa dekat dengan para karyawannya, Joko Budi aktif makan bersama maupun melakukan kerja bakti. Memimpin Aston Makassar di usia yang keenam, ia ingin membawa Aston bisa lebih baik dan maju.

Ke depannya, kata Budi, Aston mampu menjadi hotel yang terbaik, terunggul, dan bisa berkompetisi dengan baik. Ia pun berharap agar dari sisi SDM dan jajaran manejemen hotel bisa selalu untuk menambah skill.

“Setiap tahunnya, selalu dilakukan review untuk membuat program-program baru yang dapat berdampak positif bagi Aston Makassar,” kata pria yang hobi jogging, badminton, dan traveling itu.

Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Kink Kusuma Rein

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Surya Paloh Imbau Warga Maksimalkan Hak Pilihnya

SULSELSATU.com - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengimbau...

PDAM Parepare Butuh Rp30 Juta untuk Suplai Air ke Pegunungan, Tetapi

SULSELSATU.com, PAREPARE - Menanggapi krisis air di Kota Parepare,...

ABM Makin Kencang di Toraja, Banyak Komunitas Alihkan Dukungan

SULSELSATU.com, TORAJA - Dukungan sejumlah komunitas di Toraja, termasuk...

Baca Juga