Setahun, 285 Perempuan di Jeneponto Menjanda

129
Humas Pengadilan Agama Jeneponto, Idris. (Ist)

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Pengadilan Agama Kabupaten Jeneponto menerima 293 perkara perceraian selama Januari hingga Desember 2018.

“Perkara cerai masuk 293. Jumlah ini terdiri dari cerai talak 45 perkara, cerai gugat 248 perkara dan yang sudah putus sebanyak 285 perkara dan sisa 8 perkara yang masih berjalan,” ujar Humas Pengadilan Agama Jeneponto, Idris, kepada Sulselsatu.com, Rabu (9/1/2019).

Menurut Idris, perkara perceraian yang ditangani pengadilan agama diajukan paling banyak oleh perempuan.

“Pengajuan laki-laki untuk cerai talak 45 perkara, perempuan melakukan cerai gugat 248 perkara.,”katanya.

Alasan terjadi perceraian kata Idris, disebabkan masalah ekonomi, pertengkaran terus menurus hingga terjadinya perselingkuhan di sosial media seperti Facebook.

“Serta pengaruh sosial media yang berakhir pada perselingkuhan. Pengaruh sosial media itu banyak dikalangan PNS dan mereka rata-rata umur kisaran 25-30 tahun,” ucapnya.

Penulis: Dedi
Editor: Hendra Wijaya

 

 

Rekomendasi Berita

Baca Juga