Logo Sulselsatu

Ini Alasan Hamzah Mamba Patut Diduga Melakukan Pencucian Uang

Asrul
Asrul

Kamis, 10 Januari 2019 16:07

Saksi ahli dari PPATK Muhammad Novian usai bersaksi dalam sidang Abu Tours di Pengadilan Ngeri Makassar, Rabu (9/1/2019). (Sulselsatu/Hermawan Mappiwali)
Saksi ahli dari PPATK Muhammad Novian usai bersaksi dalam sidang Abu Tours di Pengadilan Ngeri Makassar, Rabu (9/1/2019). (Sulselsatu/Hermawan Mappiwali)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Advokasi Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Muhammad Novian, hadir sebagai ahli dalam sidang lanjutan kasus Abu Tours di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (9/1/2019).

Novian yang juga pernah dimintai keterangan sebagai ahli dalam sidang kasus First Travel mengatakan, ada sejumlah alasan sehingga terdakwa Hamzah Mamba patut diduga melakukan pencucian uang.

Dikatakan ahli, dalam konteks sebagai seorang pebisnis, maka ada kecenderungan tersendiri yang dilakukan dalam bertransaksi sehingga dapat dibedakan seperti apa transaksi yang normal dan tidak normal.

Baca Juga : Jemaah Korban Abu Tours Berangkat Umrah Pakai Biaya Sendiri

Berikut rincian alasan Novian sehingga Hamzah Mamba patut diduga melakukan pencucian uang:

Sponsored by MGID

1. Menerima uang hasil penipuan melalui rekening perusahaan

Menurut Novian, dalam konteks pidana, Hamzah Mamba menerima uang jemaah pada dasarnya menerima uang hasil penipuan.

Baca Juga : Lelang Aset Abu Tours Masih Terganjal Proses Hukum di MA

“Nah uang-uang hasil penipuan tersebut ditransaksikan dengan cara menggunakan rekening-rekening perusahaan,” ujarnya.

“Jadi transaksi yang dilakukan ke dalam rekening perusahaan tersebut, yang ada di pikiran pelaku pencucian uang, seolah-olah benar hasil bisnis yang sah,” tambahnya.

Dalam keadaan tersebut dapat diancam melakukan tindak pidana pencucian uang yang aktif.

Baca Juga : Korporasi Abu Tours Terlibat Penggelapan Dana Jemaah

2. Tarik tunai dalam jumlah Besar

Menarik uang secara tunai dalam jumlah besar menurut Novian juga bisa menjadi indikasi kuat seseorang melakukan pencucian uang.

Dalam BAP di kepolisian, Hamzah Mamba disebut kerap melakukan transaksi demikian. Novian menjelaskan, bahwa hal itu dilakukan untuk memutus mata rantai transaksi sehingga akan sulit dideteksi.

Baca Juga : Korporasi Abu Tours Terlibat Penggelapan Dana Jemaah

Padahal, seorang pengusaha sewajarnya akan bertransaksi uang dalam jumlah besar melalui transaksi non tunai. Selain kepentingan pencatatan, juga untuk kepentingan keamanan. Namun yang dilakukan pelaku pencucian uang tentu sebaliknya.

3. Stor Tunai

Jika sudah melakukan tarik tunai, maka uang tersebut selain biasanya dipakai untuk membeli aset, biasanya juga disetor ke rekening atas nama orang lain. Hal tersebut juga bagian dari upaya memutus mata rantai transaksi.

Baca Juga : Korporasi Abu Tours Terlibat Penggelapan Dana Jemaah

“Nah itu yang terjadi di dalam kasus Abu Tours ini,” ujar Novian.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Hendra Wijaya

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

OPD06 Desember 2021 20:47
Rangga Janji Perjuangkan Aspirasi Warga Saat Reses Bisa Terealisasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Sulsel Fachruddin Rangga kembali melakukan reses pada titik keempat di Kelurahan Pa’bundukang, Kecamat...
Berita Utama06 Desember 2021 20:13
Capaian Vaksinasi di Jeneponto Masih Rendah, Satgas Covid-19 Sulsel Turun Tangan
SULSELSATU.com, Jeneponto – Tim Satgas Covid-19 Provinsi Sulsel turun tangan langsung melakukan vaksinasi di Jeneponto. Kedatangan tim Satgas Co...
Breaking News06 Desember 2021 20:05
Varian Omicron Terus Menyebar, Pemerintah Tunda Pemberangkatan Umroh Sampai Tahun 2022
SULSELSATU.com, JAKARTA – Varian Omicron terus menyebar ke sejumpah negara. Melihat kondisj tersebut, Pemerintah memutuskan untuk menunda pember...
Sponsored by MGID
Ekonomi06 Desember 2021 19:46
BRI Tanggap Bencana Semeru, Kerahkan Mobil Evakuasi dan Bangun Posko Bantuan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Proses penanganan bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur masih terus berjala...