Menhub Sebut Kenaikan Harga Tiket Pesawat Masih Wajar

65
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. (Sulselsatu/Moh. Niaz Sharief)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menanggapi keluhan masyarakat terkait kenaikan harga tiket pesawat. Ia menilai kenaikan harga tiket pesawat domestik masih dalam tahap wajar.

Menurut Budi, harga tiket penerbangan saat ini justru merupakan harga normal.

“Secara umum apa yang dilakukan itu masih di bawah tarif batas atas. Memang selama ini mereka perang tarif, begitu harganya normal seolah-olah tinggi,” ujar Budi, seperti dikutip daro CNNIndonesia, Sabtu (12/1/2019).

Budi menuturkan berdasarkan evaluasi empat tahun lalu, tarif penerbangan domestik yang berlaku sekarang sebenarnya sudah ditetapkan. Namun, ia mengaku menahan hasil evaluasi tersebut sehingga dalam empat tahun terakhir cenderung tak ada kenaikan harga.

“Jadi kami justru tadinya ada usulan menaikkan batas atas, tapi saya enggak berikan,” imbuh Budi.

Mantan Direktur Angkasa Pura II itu mengatakan selama ini para maskapai penerbangan terlibat dalam perang tarif. Jika kondisi tersebut terus berlangsung, ia khawatir industri penerbangan akan mengalami kesulitan. 

Budi pun mengingatkan di luar negeri, kondisi perang tarif seperti itu sudah menyebabkan maskapai bangkrut. Ia meminta publik memberi sedikit toleransi kepada maskapai untuk menaikkan ongkos penerbangan domestik.

“Kita ini mesti take and give ya. Industri airlinesini juga harus dilindungi, artinya mereka pada titik tertentu supaya mereka juga survive,” sambungnya.

Budi melihat lonjakan tarif penerbangan saat ini masih sesuai dengan daya beli masyarakat sehingga menurutnya harga tiket saat ini masih dapat dijangkau khalayak luas. Tak lupa, ia mewanti industri agar dapat lebih bijak dalam mengerek kenaikan tiket.

“Namun demikian, saya memang ajak mereka untuk secara bijaksana melalukan kenaikan itu secara bertahap,” pungkas Budi.

Kenaikan tarif tiket penerbangan domestik menjadi sorotan publik beberapa hari terakhir. Sebuah petisi di Change.org bahkan sudah dibuat untuk memprotes kenaikan harga tiket pesawat. 

Petisi pertama berjudul ‘Turunkan Harga Tiket Domestik’ yang dimulai oleh Nadya Wulandari ditulis berdasarkan rasa kagetnya melihat harga tiket Jakarta-Pontianak yang tadinya berharga sekitar Rp300-400 ribuan kini menjadi sekitar Rp800 ribuan.

Lalu petisi kedua berjudul ‘Turunkan Harga Tiket Pesawat Domestik Indonesia’ yang dimulai oleh Iskandar Zulkarnain ditulis berdasarkan pengalamannya melihat mahalnya harga tiket antar daerah kepulauan di Indonesia, yang notabene digalakkan menjadi destinasi wisata unggulan oleh pemerintah.

Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Bupati Gowa Paparkan Capaian Kinerja di Hadapan Dewan

SULSELSATU.com, GOWA - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, menyerahkan...

Bertemu Aliyah, Kades Bontomangape Keluhkan Pencabutan Insentif PPKBD

SULSELSATU.com, TAKALAR - Karunia Ramli, selaku Pelaksana Tugas (Plt)...

Surya Paloh Imbau Warga Maksimalkan Hak Pilihnya

SULSELSATU.com - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengimbau...

Baca Juga