TOKOH: Ini 23 Poin yang Pernah Dilakukan Opu LAM di Luwu Utara

SULSELSATU.com, LUTRA – Sebagian besar masyarakat Luwu Raya khususnya Kabupaten Luwu Utara banyak yang mengenal sosok Muchtar Luthfi Andi Mutty yang merupakan mantan Bupati Luwu Utara dua priode itu.

Muchtar Luthfi Andi Mutty menjadi Bupati Luwu Utara sejak (1999-2004 dan 2004-2009) dan dikenal sebagai tokoh yang berjasa di belakang keamanan dan stabilitas di daerah yang rawan atas pertikaian tersebut dan menerima penghargaan tinggi Bintang Jasa Utama.

Beranjak dari pengalamannya memimpin Kabupaten Luwu Utara selama dua periode. Opu LAM sapaan akrab Muchtar Luthfi Andy Mutty selanjutnya ditunjuk sebagai Staf Khusus Wakil Presiden Budiono Pada 2009 lalu.

Tak sampai di situ, pria kelahiran Masamba, Kabupaten Luwu Utara ini selanjutnya mencalonkan diri maju sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) melalui Partai NasDem yang akhirnya terpilih dukduk di kursi parlemen di Komisi 2 yang membidangi pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, reformasi birokrasi dan reforma agraria priode (2014-2018).

Namun tahuka anda apa saja yang telah dilakukan Muchtar Luthfi Mutty selama di Luwu Utara ?

Berikut perjuangan Opu LAM untuk Luwu Utara :

1. Menjadi tim sekaligus sebagai pelopor bersama Ryas Rasyid dalam pembentukan Kabupaten Luwu Utara tahun 1999

2. Menyetujui dan pro aktif dalam pemekaran Kabupaten Luwu Utara menjadi Kabupaten Luwu Timur tahun 2003

3. Memadamkan aksi-aksi premanisme dan konflik horisontal yang mencapai puncaknya tahun 1999-2001. Luwu Utara ketika itu dikenal sebagai “Lebanon kedua”

4. Membangun jalan beton di wilayah pesisir Kecamatan Malangke dan Malangke Barat tahun 2005 yang merupakan jalan beton pertama di Sulawesi Selatan.

5. Melakukan revitalisasi penyuluh pertanian tahun 2001 sebagai cikal bakal revitalisasi sektor pertanian oleh pemerintah pusat tahun 2005

6. Menjadikan Luwu Utara sebagai lumbung pangan Sulsel sejajar dengan Bosowa, Sidrap dan Pinrang

7. Penerimaan pegawai Pemda Luwu Utara secara terbuka tahun 2004 dan pada tahun 2005 dilakukan secara nasional oleh pemerintah pusat

8. Membangkitkan kembali Program KB yang dianggap “racun” di era reformasi karena peninggalan orde baru. Namun pada akhirnya pemerintah pusat sadar dan KB kembali menjadi program nasional.

9. Membangun infrastruktur pemerintahan secara terpusat kantor bupati dan SKPD, DPRD, KPU, rujab dan kantor instansi vertikal dalam satu kawasan untuk mengefektifkan pemerintahan dan kemudahan dalam koordinasi.

10. Mengalih fungsikan lahan balai benih pertanian di Kelurahan Kappuna dengan membangun sekolah TK, SD, SMP, SMA sampai lapangan taman siswa menjadi pusat pendidikan

11. Mengalih fungsikan KLP Samabutona menjadi pusat pelatihan keterampilan yang menjadi cikal bakal KLK

12. Kabupaten pertama yang mematuhi amanat MPR dengan mengalokasikan anggaran sektor pendidikan minimal 20 % dari APBD

13. Membangun jalan lingkar Kota Masamba yang dilanjutkan pemerintahan berikutnya namun sampai sekarang belum rampung

14. Membangun terminal Masamba (belum difungsikan hingga sekarang)

15. Membangun Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Malangke (tidak dilanjutkan sejak pemerintahan beliau berakhir)

16. Mengadakan Mess Pemda di tiga lokasi masing-masing di Jakarta, Makassar dan Sorowako

17. Membangun bendungan Tamboke untuk jaringan irigasi di Kecamatan Sukamaju dan sekitarnya

18. Membuat grand design dan site plan pelabuhan penyeberangan Munte. Pembangunan fisik dilanjutkan oleh pemerintahan berikutnya.

19. Merintis jalur penerbangan untuk wilayah terpencil dengan perluasan bandara A. Jemma, Rampi dan Seko.

20. Membangun rumah jabatan (rujab) bupati namun hingga kini tidak difungsikan sebagaimana mestinya.

21. Melakukan perlawanan dan tidak tunduk terhadap intervensi politik dalam program kegiatan pemerintah. Apa yang dilakukan Ahok terhadap DPRD DKI sudah dilakukan Opu LAM jauh sebelumnya.

22. Membangun Luwu Utara dengan “visi kakao” yang menjadi cikal bakal Gerakan Nasional (Gernas Kakao) oleh Pemerintah Pusat setelah Opu LAM melakukan pemaparan di hadapan Dirjen Perkebunan ketika itu. Luwu Utara pun menjadi “ikon kakao” sebagai tempat studi banding daerah lain. Tahun 2009 menjelang masa jabatan beliau berakhir, pemerintah pusat masih sempat menggelontorkan anggaran lebih 80 M untuk Luwu Utara. Namun sayangnya usai ditinggal Opu LAM, produksi kakao menurun termasuk 40 persen lahan kakao beralih fungsi.

23. Kabupaten pertama di Sulsel yang melakukan tender/pelelangan secara online melalui “e-procurement system” atau ketiga di Indonesia setelah Surabaya dan Banjar Baru.

Beberapa pernyataan Muchtar Luthfi Andi Mutty dalam berbagai kesempatan yang mungkin tak bisa dilupakan oleh pejabat Pemda Luwu Utara semasa ia menjabat sebagai Bupati Luwu Utara:

1. Di hadapan para Kepala Dinas atau Pimpinan SKPD
“Ketika anda mendapat undangan dari bupati dan kelompok tani dalam waktu yang bersamaan, wajib hukumnya menghadiri undangan kelompok tani“

2. Dihadapan para camat
“Seorang Camat harus tahu warganya dari yang belum lahir sampai yang sudah meninggal”
Artinya seorang camat sudah tahu berapa warganya yang lagi hamil, umur kandungannya berapa, di mana dia tinggal dan kapan melahirkan sampai yang meninggal di mana dia dikuburkan.

3. Di hadapan kontraktor
“Terlalu bodoh seorang kontraktor yang mau menyetor uang kepada pejabat, sama bodohnya seorang pejabat yang dikasih uang tapi tidak mau menerima selama pekerjaan yang dilakukan melalui prosedur, tidak ada pelanggaran dan tidak ada temuan”.

Penulis: Herianto
Editor: Kink Kusuma Rein

Populer

Wawali Imbau Warga Sadar Bayar PBB

SULSELSATU.com, PAREPARE - Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim membuka kegiatan pembayaran perdana Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2019 yang digelar di Balai...

PSM Bungkam Bhayangkara FC di Mattoanging

SULSELSATU.com, MAKASSAR - PSM Makassar berhasil menekuk Bhayangkara FC dalam laga lanjutan Liga 1 2019 yang digelar di Stadion Mattoangin, Sabtu (13/7/2019). Pasukan Ramang...

Belanja Daerah RAPBD-P Parepare 2019 Naik Jadi Rp1,02 Triliun

SULSELSATU.com, PAREPARE - Secara akumulasi, total anggaran belanja daerah dalam Rancangan perubahan APBD Kota Parepare tahun 2019 naik menjadi Rp1,02 triliun. Ini disampaikan Wali...

Kunjungi Tokoh Politik, Ketua Hanura Makassar Apresiasi Kapolrestabes  

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Ketua DPC Partai Hanura Kota Makassar HM Yunus HJ memberikan apresiasi kepada Kapolrestabes Makassar Kombespol Wahyu Dwi Ariwibowo atas inisiatidnya melakukan...

Barru Expo Digelar Pekan Depan

SULSELSATU.com, BARRU - Pameran pembangunan pemerintah Kabupaten Barru akan digelar dalam event bertajuk Barru Expo 26 Juli mendatang. Kepala Dinas Perizinan Barru, Syamsir mengatakan kegiatan...

Tingkatkan Kualitas Legislatornya, NasDem Gelar Sekolah Legislatif

SULSELSATU.com, JAKARTA - Mengusung visi Gerakan Perubahan Restorasi Indonesia, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem melaksanakan Sekolah Legislatif 2019 pada Selasa (16/7/2019) hingga Jumat...

Malou Caluza, Pimpinan Wanita Pertama di QNET

SULSELSATU.com, JAKARTA - Perusahaan langsung terkemuka di Asia dan Indonesia, QNET, secara resmi mengumumkan CEO barunya, Malou Caluza. Ia adalah seorang praktisi wanita dan pakar...
video

VIDEO: Meski Dilarang Petugas, 2 Pemotor Ngotot Masuk Jalur Busway

SULSELSATU.com - Dua pengendara sepeda motor yang ngotot masuk jalur Busway viral di media sosial. Kedua pemotor tersebut tetap ingin masuk jalur TransJakarta meski sudah...

GALERI FOTO: Geliat Pengrajin Gerabah di Takalar

SULSELSATU.com, TAKALAR - Pengrajin menyelesaikan pembuatan gerabah di Lingkungan Sandi, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Takalar, Ahad (9/12/2018). Gerabah tersebut dijual Rp100 ribu hingga Rp200...

Baca Juga

MA Tolak Kasasi Prabowo-Sandi

SULSELSATU.com, JAKARTA - Pupus sudah harapan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk membuktikan kecurangan Pilpres 2019 yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). Mahkamah Agung (MA) menyatakan menolak...

ABPPTSI Tinjau Kebijakan yang Memberatkan PTS

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) yang digelar Rabu (17/7/2019) menghasilkan empat poin rekomendasi. Pada...

Kominfo Sebut Aturan Validasi IMEI Tidak Berlaku Mulai 17 Agustus

SULSELSATU.com - Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kominfo, Ismail menegaskan bahwa aturan validasi nomor identitas asli ponsel (IMEI)...
video

VIDEO: Menyamar Jadi Wanita Berjilbab dan Berdaster, Polisi Berhasil Tangkap 3 Begal

SULSELSATU.com - Petugas dari Polsek Medan Timur menyamar sebagai wanita dengan menggunakan jilbab dan daster untuk menangkap kawanan begal. Polisi tersebut melintas di lokasi-lokasi rawan...

Terbaru

VIDEO: Polisi Berhasil Tangkap 45 Pelaku Penyerangan Anggota TNI dan Polisi di Jambi

SULSELSATU.com - Polisi menangkap 45 orang yang merupakan kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB) karena telah melakukan penyerangan dan perusakan kantor PT Wira Karya Sakti...

Dibuka Wapres, IDP Hadiri Pembukaan IISMEX 2019

SULSELSATU.com, JAKARTA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani (IDP), menghadiri pembukaan Indonesia International Smart City Expo and Forum (IISMEX), di Jakarta Convention Center...

Korupsi Pasar di Jeneponto, Paris Disebut Urus Anggaran dan Pemenangan Tender

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Penyidik Subdit III Tipikor melakukan penyidikan maraton pada kasus dugaan korupsi pembangunan pasar rakyat di Kabupaten Jeneponto. Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir kini...

VIDEO: Kakek CJH Tak Mau Lepaskan Tangan Istri, Ngamuk Saat Dipisahkan

SULSELSATU.com - Kejadian mengharukan terjadi di Bandara Internasional Amir Muhammad Bin Abdul Aziz, Madinah. Seorang kakek Calon Jemaah Haji (CJH) asal Ambon, Mahmud Sopamena (87),...
video

VIDEO: Jelang Putusan, Warga Kalekomara Kembali Demo PN Takalar

SULSELSATU. com, TAKALAR - Ratusan warga Dusun Pamukkulu, Desa Kalekomara, kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Pengadilan Negeri Takalar, Selasa (14/8/2018). Warga melakukan...