Ada Potensi Manipulasi Suara, Prabowo Minta Relawan Bawa Bekal dan Nginap di TPS

62
Prabowo Subianto. (Foto/Int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto paham betul potensi terjadinya manipulasi dalam proses pencoblosan dan perhitungan suara. Prabowo bahkan meminta relawan untuk menginap di Tempat Pemungutan Suara ( TPS ) saat hari pencoblosan 17 April mendatang.

Ketua Umum Partai Gerindra ini menganggap satu suara masyarakat sangat peting di Pemilu 2019. Sehingga ia meminta seluruh pendukung dan kader partai koalisi untuk menjaga suara agar tidak terjadi kecurangan.

“Jaga TPS, jaga suara rakyat , cek kotak itu, jangan sampe ada pemilih hantu. Besok (saat pencoblosan) jangan pulang cepat-cepat, tunggu sampai malam, kalau bisa kalian bawa rantang, bawa tiker, kalian piknik di situ, kalau perlu tidur disitu,” kata Prabowo Subianto di Markas Roemah Djoeang, Jakarta Selatan, dikutip Suara, Minggu (13/1/2019).

Di tempat yang sama, Sekjen Relawan Roemah Djoeang Tino Rahardian mengatakan para relawan nantinya akan ditugaskan untuk mendaftarkan, mendata pemilih, dan memenangkan Prabowo – Sandiaga di setiap TPS.

Roemang Djoeang menargetkan setiap relawan bisa memenangkan 60 persen suara untuk Prabowo – Sandiaga di setiap TPS mereka masing-masing.

“Kami akan meminta DPT di TPS masing-masing, misal ada 300 pemilih di tiap TPS, itu kami data sehingga tercapai target kami tercipta 60 persen suara untuk Prabowo-Sandiaga,” kata Tino.

Relawan Roemah Djoeang sendiri merupakan relawan yang dulu mendukung Sandiaga saat maju sebagai Calon Wakil Gubernur DKI bersama Calon Gubernur Anies Baswedan pada Pilkada Jakarta 2017.

Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Baca Juga