Bupati Bekasi Sebut Ada Peran Mendagri dalam Pemberian Izin Meikarta

47
Bupati Bekasi nonaktif, Neneng Hasanah Yasin. (INT)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Bupati Bekasi nonaktif, Neneng Hasannah Yasin menyebut Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo turut berperan dalam izin proyek Meikarta.

Hal tersebut disampaikan Neneng saat bersaksi untuk terdakwa suap proyek Meikarta, Billy Sindoro di Pengadilan Negeri Klas 1A Khusus Bandung, Senin (14/1/2019).

Neneng menuturkan, Tjahjo berkomunikasi, saat dia sedang datang ke kantor Ditjen Otda untuk rapat dengan dengan Soni Soemarsono untuk membahas Peraturan Daerah (Perda) Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.

Kala itu, Tjahjo menghubungi Soni yang kemudian telepon diberikan kepadanya.

“Saat itu, saya dipanggil ke ruangan pak Dirjen Otonomi Daerah, Soemarsono. Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menelepon ke pak Soemarsono, berbicara sebentar, kemudian telepon pak Soemarsono diberikan kepada saya,” ungkap Neneng, seperti dikutip dari Viva.

Dalam komunikasi singkat itu, Neneng menyebut mendagri meminta tolong, agar Neneng membantu perizinan proyek Meikarta.

“Tjahjo Kumolo bilang ke saya, ‘tolong perizinan Meikarta dibantu’, kemudian saya sampaikan, ‘baik pak, yang penting sesuai dengan aturan yang berlaku’,” katanya.

“Saya sampaikan bahwa harus ada rekomendasi Gubernur Jabar, untuk perizinan Meikarta. Kemudian, pak Soemarsono menyampaikan ke saya bahwa Dirjen Otda akan memfasilitasi pertemuan Pemprov Jabar, Pemkab Bekasi, dan PT Mahkota Sentosa Utama selaku pengembang Meikarta,” tambah Neneng.

Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga