Solusi Tuntas Berantas Kriminalitas

Sungguh miris, melihat kondisi masyarakat hari ini yang semakin hari kian membrutal merupakan salah satu efek dari pemisahan agama dan kehidupan yang menjadikan masyarakat bertindak tanpa aturan dan tak peduli atas apa yang ia lakukan.

Kasus pengeroyokan yang berujung tewasnya seseorang di dalam masjid kembali terjadi, jika sebelumnya terjadi di Kabupaten Bekasi, yang dimana pria berinisial MA dituduh mencuri amplifier masjid, kali initerjadi di Masjid Nurul Yasin, Kampung Jatia, Kelurahan Mata Allo, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa oleh salah seorang warga, Muhammad Khaidir (23), mahasiswa UIT asal Kabupaten Selayar, ditemukan sedang memcahkan lemari dan hiasan kaligrafi, mematahkan tiang mic, dan merusak pembatas saf.

Tindakan inilah yang memicu kemarahan warga dan berujung penganiayaan dan menyebabkan tewasnya mahasiswa tersebut. Pada situs lain diberitakan bahwa, Muhammad Khaidir tewas setelah dikeroyok usai diteriaki maling lantaran dituduh hendak membawa kabur kotak amal. Kasus tersebut kini telah diselidiki Polres Gowa. Saat ini, sudah 13 warga diamankan yang diduga pelaku penganiayaan.

Wakapolres Gowa, Kompol Muhammad Fajri mengatakan, ke-13 warga ini berstatus saksi dan ditangkap polisi dari sejumlah tempat yang berbeda.
Penangkapan dilakukan usai olah tempat kejadian perkara (TKP) di dalam Masjid Nurul Yasin Jatia, Kelurahan Mata Allo, Kecamatan Bajeng, KabupatenGowa, Sulawesi Selatan, Senin (10/12/2018)

Saya tidak ingin membahas masalah apa yang melatar belakangi korban. Fokus pada masalah kriminalitas dan masih seringnya masyarakat kita melakukan tindakan main hakim sendiri tanpa mendengar klarifikasi sebelumnya dari si korban. Kasus seperti ini dapat dikatakan menjamur dan belum bisa teratasi secara tuntas samapi hari ini, upaya-upaya yang dilakukan pemerintah seperti memberi hukuman penjaran ampaknya tak menjadi penghalang orang lain melakukan hal serupa.

Kasus pengeroyokan yang berujung pembunuhan akan berpeluang terus terjadi sampai benar-benar ada solusi yang bisa menjadikan para pelaku bahkan masyarakat jera sebelum melakukan tindak kriminalitas.

Islam solusi tuntas berantas kriminalitas

Islam merupakan sebuah ideology yang memancarkan aturan di dalamnya. Islam mengatur seluruh aspek kehidupan manusia karena islam merupakan agama politik dan spiritual bukan sekedar agama ruhiyah spiritual belaka.

Salah satu yang diatur oleh islama dalah kasus kriminalitas. Bagaimana islam memberikan solusi hak atas tindak kriminalitas yang menimbulkan efek jera sehingga islam mampu memberantas tindak kriminlaitass ecara tuntas.

Dalam islam sangat jelas hukum atas tindak kriminalitas terutama pada kasus pembunuhan: Surat Al Baqarahayat178: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba, dan wanita dengan wanita. Maka Barang siapa yang mendapat suatu pemaafan dari saudaranya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendakalah (yang diberimaaf) membayar (diat) kepada yang memberimaaf dengan cara yang baik (pula). Yang demikian itu adalah suatu keringanan dariTuhan kamu dan suatu rahmat. Barangsiapa yang melampaui bata ssesudah itu, Maka baginya siksa yang sangat pedih.”

Ayat tersebut adalah satua yat yang memberikan hukuman terhadap para pembunuh untuk melaksanakan qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh. Adapun ayat lain yang menegaskan tentang hukum membunuh yang dilakukan secaratidaksengaja. Surat An Nisaa’ ayat92 : “Dan tidak layak bagi seorang mukimin membunuh seorang mukmin (yang lain), kecuali karena tersalah (hendaklah) ia memerdekakan seorang hambasahaya yang beriman serta membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) bersedekah. Jik aia (siterbunuh) dari kaum (kafir) yang ada Perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, Maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (siterbunuh) serta memerdekakan hambasahaya yang beriman. Barangsiapa yang tidak memperolehnya, Maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut untuk penerimaan taubat daripada Allah. Dan adalah Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

Adapula yang menjelaskan tentang pelaku pembunuhan secara sengaja. Surat An Nisaa’ ayat93 : “Dan Barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja Maka balasannya ialah jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.”

Islam begitu kompleks dalam mengatur kehidupan manusia termasuk dalam hal pembunuhan. Dari ayat-ayat di atas telah sangat gamblang dan jelas gambaransanksi yang akan diterima oleh seorang yang melakukan tindak pembunuhan secara sengaja maupun tidak sengaja. Hukuman yang telah disebutkan dalam Al-Qur’an tersebut tentu akan membuat jera para pelaku kriminalitas (pembunuhan) dan berpiki rulang sebelum melakukan tindak kejahatan. Wallahu’alam

Oleh: Muthmainna B

Populer

Disporpar Parepare Gembleng 70 Anggota Paskibraka

SULSELSATU.com, PAREPARE -- Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Parepare menggelar pendidikan dan pelatihan pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) tahun 2019, di lapangan...

Pemkot Dapat Bantuan 2 Ribu Bibit Mangrove dari Pemprov Sulsel

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pemkot Makassar menerima bibit mangrove dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Penyerahan tersebut dilakukan dari Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah kepada Pj Wali Kota...

Pemprov Sulsel Dukung Pembentukan Holding BUMN Sektor KIMA

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan medukung pembentukan holding BUMN sektor kawasan yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat. Dukungan ini terwujud...

Di Hadapan Perantau, Taufan Komitmen Jadikan Parepare sebagai Kota Metropolis

SULSELSATU.com, JAKARTA - Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe mengungkapkan gagasan menjadikan Parepare sebagai pusat kota metro Ajatappareng di hadapan ratusan warga Parepare perantau...

Facebook Didenda Rp70 Triliun Buntut Skandal Cambridge Analityca

SULSELSATU.com, AS - Facebook didenda sebesar 5 miliar dolar AS atau Rp70 triliun oleh Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat (FTC). Denda ini merupakan imbas...

Rumor Transfer: MU Bidik Aubameyang Jika Lukaku Hengkang ke Inter

SULSELSATU.com, MANCHESTER - Manchester United mulai mengantisipasi hengkangnya Romelo Lukaku dari old Trafford. Pemain berpaspor Belgia itu kencang dikaitkan dengan klub Serie A, Inter Milan. Terancam...

Turis Berbagai Negara Belajar Tarian Tradisional di Bulukumba

SULSELSATU.com, BULUKUMBA - Volunteer dari berbagai negara yang tergabung dalam organisasi AIESEC, belajar tarian tradisional Sulsel di Sanggar Seni Warisan Budaya (SSWB) Desa Tamatto,...

Buka Pelatihan Paskibra, Thahar Minta Peserta Tunjukkan Pengabdian Terhadap Bangsa

SULSELSATU.com, LUWU UTARA - Wakil Bupati Luwu Utara, Muh Thahar Rum membuka kegiatan pelatihan calon Paskibra tingkat kabupaten, di Luwu Utara, Kamis (18/7/2019). "Menjadi Pasukan...

FOTO: Terkena Proyek Jalan, Patung Gajah Bersejarah Akan Digeser

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Sejumlah kendaraan melintas di depan patung gajah yang berada di kawasan Pantai Losari, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sabtu (22/9/2018). Patung gajah...

Baca Juga

Bupati Lutra Terima Dua Penghargaan

SULSELSATU.com, LUTRA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani (IDP), kembali menerima dua penghargaan inovasi pelayanan publik sebagai peserta United Nation Public Service Award...

Kejari Parepare Santuni Purnaja dan Panti Asuhan

SULSELSATU.com, PAREPARE - Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare menggelar bakti sosial dengan menyantuni purnaja dan panti asuhan, Kamis (18/7/2019). Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari...

Penculikan Mahasiswa di Makassar Hanya Direkayasa, Motif Peras Duit Orangtua

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kasus dugaan penculikan terhadap salah seorang mahasiswi Politekhnik, RZ alias Echa di Kota Makassar ternyata hanya rekayasa. Korban hanya berniat memeras...

Forum Masyarakat Peduli Sulsel Desak Panitia Hak Angket Tak Ganggu Prof Andalan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Puluhan warga yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Peduli Sulsel meminta kepada Panitia Hak Angket untuk tidak mengganggu jalannya pemerintahan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman...

Terbaru

NA Buka Forum Anak Nasional 2019

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) menghadiri pembukaan pertemuan Forum Hari Anak Nasional (FAN) 2019 di Taman Lakipadada, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel,...

Jadi Narasumber di LATPIM III, Iqbal Angkat Isu Millenial

SULSELSATU.com, MAKASSAR - PJ Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, menjadi narasumber dalam kegiatan pelatihan kepemimpinan TK III Angkatan XXI tahun 2019, di Puslatbang KMP LAN,...

FSD UNM Tuan Rumah Kongres II AP2Seni 2019

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Program Studi (Prodi) Pendidikan Sendratasik, Fakultas Seni dan Desain (FSD), Universitas Negeri Makassar (UNM) menjadi tuan rumah dilaksanakannya Kongres II Asosiasi Prodi Pendidikan...

Kadishub Sulsel Resmi Dicopot, Plus Dua Anggotanya

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Ilyas Iskandar akhirnya dicopot dari jabatannya. Pencopotan Ilyas dari jabatannya setelah Inspektorat Sulsel menemukan tindak gratifikasi yang dilakukan...
video

VIDEO: Dibebaskan, Robertus Robet Minta Maaf ke TNI

SULSELSATU.com – Aktivis sekaligus akademisi Robetus Robet melayangkan permintaan maaf atas tindakannya menyanyikan lagu Mars ABRI yang disampaikan saat ikut dalam aksi Kamisan di...