Jokowi Paparkan Visi Misi, Andi Arief: Mirip Camat

85
Joko Widodo. (Int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief menanggapi pemaparan visi misi yang disampaikan calon presiden petahana Joko Widodo, Minggu (13/1/2019). Dalam siaran yang ditayangkan di sejumlah stasiun televisi nasional itu, Jokowi dinilai sekadar menerangkan laporan-laporan kerja.

“Paparan Jokowi mirip camat bicara dengan warga. Laporan kerja-kerja teknis,” tutur Andi Arief, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Senin (14/1/2019).

Diketahui, Jokowi menjelaskan visi dan misinya dan ditayangkan sejumlah stasiun televisi pada Minggu (13/1) malam.

Menurut Andi, seharusnya Jokowi menjelaskan gambaran besar Indonesia yang diinginkan ketika bicara tentang visi. Soal misi, kata Andi, adalah bagaimana cara mencapai atau merealisasikan visi.

“Sebagai bangsa kita tidak tahu akan dibawa ke mana,” lanjutnya.

Andi menilai itu yang dinantikan semua pihak. Bukan laporan-laporan kerja. Pada kesimpulannya, kata dia, penampilan Jokowi tidak memuaskan kala menjelaskan visi dan misinya.

“Kalau cuma laporan kerja teknis, serahkan saja pada pembantu atau menteri teknis,” kata Andi.

Pemaparan visi-misi Jokowi pada Minggu (13/1) malam disiarkan oleh sejumlah stasiun televisi swasta.

Dalam paparannya, Jokowi menyampaikan janji-janji pembangunan yang menjangkau lebih banyak kalangan, serta pencapaian-pencapaian periode pertama pemerintahannya. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menyoroti soal kemauan politik untuk mengeksekusi pembangunan.

“Kalau bisa putuskan di lapangan karena kondisinya harus diputuskan cepat, ini putusan politik yang kadang-kadang harus tegas, nabrak dan menyelesaikan itu di lapangan,” kata Jokowi, dalam acara bertajuk ‘Visi Jokowi’, dikutip dari Antara.

Jokowi mengatakan banyak hal di lapangan yang sebenarnya masalah sederhana. Namun, ketiadaan keputusan membuat proyek tersebut berhenti. Contohnya, proyek Tol Bocimi (Bogor Ciawi Sukabumi).

“Sudah 26 tahun tidak ada progress kemudian sejak 2017 kita kerjakan alhamdulilah sudah 15 kilometer dan kita harapkan lanjut sampai ke Sukabumi dan setelat-telatnya selesai 2020,” kata Jokowi menegaskan.

Paparan visi-misi dilakukan Jokowi itu tak lepas dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tidak memfasilitasi capres-cawapres memaparkan visi dan misi. Kendalanya adalah masing-masing timses memiliki pandangan berbeda soal konsep acara.

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto juga berencana memaparkan visi dan misi di ruang terbuka. Dia bakal menjelaskan apa yang akan dilakukan jika terpilih pada Pilpres 2019 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center pada Senin (14/1/2019) malam.

Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Bertemu Aliyah, Kades Bontomangape Keluhkan Pencabutan Insentif PPKBD

SULSELSATU.com, TAKALAR - Karunia Ramli, selaku Pelaksana Tugas (Plt)...

Surya Paloh Imbau Warga Maksimalkan Hak Pilihnya

SULSELSATU.com - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengimbau...

PDAM Parepare Butuh Rp30 Juta untuk Suplai Air ke Pegunungan, Tetapi

SULSELSATU.com, PAREPARE - Menanggapi krisis air di Kota Parepare,...

Baca Juga