Logo Sulselsatu

Pernah Berjaya, OS Windows 7 Dikabarkan Akan Tamat

Asrul
Asrul

Rabu, 16 Januari 2019 11:44

Ilustrasi. (int)
Ilustrasi. (int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Microsoft dikabarkan akan menghentikan dukungan kepada operating system Windows 7 pada tahun 2020 mendatang.

Melansir Viva dari The Star Online, Rabu (16/1/2019), meski kini telah ada Windows 10, menurut perusahaan analitik, Net Applications, Windows 7 masih digunakan pada 42,8 persen komputer personal (PC).

Dengan adanya kabar tersebut, jika laptop Anda masih menggunakan sistem Windows 7, sebaiknya segera mempersiapkan untuk pembaruan.

Baca Juga : Microsoft Deteksi Serangan Hacker Rusia hingga China Jelang Pilpres AS

Sebelumnya Microsof telah mengakhiri dukungan utama untuk Windows 7 pada 2015, namun masih menawarkan dukungan tambahan hingga 14 Januari 2020.

Sponsored by MGID

“Setelah itu bantuan teknis dan pembaruan otomatis yang membantu melindungi PC Anda tidak akan lagi tersedia untuk produk,” kata perusahaan dalam situs webnya.

Perusahaan juga mengumumkan, untuk PC yang lebih lama bisa ditingkatkan ke Windows 10 jika memenuhi persyaratan, yakni minimum menggunakan prosesor 1 GHz.

Baca Juga : Microsoft Berencana Akusisi TikTok

Namun mereka menyarankan, daripada meningkatkan kinerja mesin lama, sebaiknya membeli komputer yang baru.

Menurut studi dari SMB (small and medium-sized business) global, riset pasar Teknologi Informatika, dan organisasi analis Techisle mengklaim, bahwa biaya menjaga PC yang berusia lebih dari empat tahun sama dengan membeli mesin baru.

“Kami menemukan bahwa hambatan utama dalam bermigrasi ke perangkat baru adalah kekhawatiran, bahwa aplikasi lama tidak dapat bekerja pada sistem operasi baru, bersama dengan kurangnya anggaran,” ujar CEO Techisle dan Analyst, Anurag Agrawal.

Baca Juga : Microsoft Bakal Hentikan Supporting pada Sistem Operasi Windows 7

Ia menambahkan, banyak orang cenderung fokus pada biaya jangka pendek, memilih yang anggarannya lebih kecil, tapi sebenarnya menyebabkan situasi yang lebih mahal.

Selain itu, Internet Explorer di software tersebut juga akan dihentikan, mengikuti siklus hidup dukungan tambahan Windows 7.

Meskipun software ini masih dapat digunakan, di-install dan diaktifkan pada PC, namun ia akan mudah diserang karena tidak lagi menerima pembaruan keamanan.

Baca Juga : Microsoft Bakal Hentikan Supporting pada Sistem Operasi Windows 7

Menurut perusahaan pemeringkat keamanan BitSight, dua pertiga dari lebih dari 300.000 PC yang diserang oleh ransomware WannaCry pada 2017, menjalankan Windows 7 tanpa pembaruan keamanan terbaru.

Virus tersebut merupakan salah satu kejahatan di internet yang melanda dunia. Maka itu, menjaga PC dan memastikan perangkat selalu diperbarui adalah tindakan tepat.

Editor: Hendra Wijaya

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Kesehatan17 September 2021 14:43
PMI Sulsel Siapkan Plasma Konvalesen Gratis untuk Pasien Covid
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Palang Merah Indonesia Sulawesi Selatan (PMI Sulsel) siapkan plasma konvalesen gratis di markas PMI Sulsel, Jalan Lan...
Ekonomi17 September 2021 13:45
Komitmen Pada Isu Lingkungan, PLTU Co-firing Enceng Gondok Raih Penghargaan Internasional
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT PLN (Persero) berupaya terus menjaga keseimbangan aspek lingkungan hidup dan keekonomian operasional, termasuk di ...
Video16 September 2021 23:06
VIDEO: Emak-emak Ini Tuduh Driver Ojol Curi Emas Ketika Antar Paket COD
SULSELSATU.com – Seorang driver ojek online dituduh curi emas milik seorang ibu-ibu viral di media sosial. Ojol DKI Jakarta dituduh mencuri seju...
Sponsored by MGID
Makassar16 September 2021 21:02
Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Temui Wali Kota Danny
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) menerima kunjungan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS)...