Ini Alasan Bos Abu Tours Dituntut 20 Tahun Penjara

Lanjutan sidang kasus Abu Tours dengan agenda pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Hamzah Mamba bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Senin (21/1/2019). (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) memberi tuntutan terhadap terdakwa kasus Abu Tours, Hamzah Mamba 20 tahun penjara serta denda Rp100 juta. 

Tuntutan 20 tahun penjara tersebut merupakan tuntutan maksimal sebagaimana dakwaan jaksa pada sidang perdana yang digelar September 2018 lalu. 

Salah satu jaksa, Darmawan Wicaksono menjelaskan mengapa pihaknya memberikan tuntutan maksimal terhadap bos Abu Tours tersebut. 

“Terdakwa sama sekali tidak merasa bersalah atas tindakan (penggelapan dan pencucian uang) yang ia lakukan, dan tidak mengakui bahwa pembelian aset-aset dan pengembangan unit usaha itu diambil dari dana PT Amanah Bersama Ummat,” ujar Darmawan di pengadilan. 

Padahal dalam rentetan fakta persidangan, Hamzah Mamba disebut terbukti dan secara sah dan meyakinkan tindak pidana penggelapan dan pencucian uang jemaah Abu Tours. 

“Yang kami buktikan penggelapan dan pencucian uang,” tegasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, terdakwa Hamzah Mamba disebut melanggar pasal 372 juncto pasal 55 ayat (1) ke 1 juncto pasal 64 ayat (1) ke 1 KUHP tentang penggelapan serta pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 juncto pasal 64 ayat (1) ke 1 KUHP.

Atas tindakannya tersebut, terdakwa sedikitnya telah merugikan hingga 96.720 jemaah dengan kerugian Rp1,2 triliun. 

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Awang Darmawan