Logo Sulselsatu

Di Desa Canning, Bupati Indah Jamin Tak Ada Potongan Sepeserpun Bantuan PKH

Asrul
Asrul

Minggu, 27 Januari 2019 17:01

Di Desa Canning, Bupati Indah Jamin Tak Ada Potongan Sepeserpun Bantuan PKH

SULSELSATU.com, LUTRA – Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, kembali menegaskan komitennnya kepada seluruh orang tua yang memiliki anak usia sekolah agar anaknya tetap bersekolah.

Penegasan ini ia sampaikan di hadapan masyarakat penerima Program Keluarga Harapan (PKH) 2009, Minggu (27/01/2019), di Pelataran Kantor Desa Cenning, Malangke Barat.

Bukan tanpa sebab ketika orang nomor satu di Luwu Utara ini menegaskan hal tersebut. Pasalnya, salah satu persyaratan PKH adalah harus memiliki anak usia sekolah dalam sebuah keluarga. “Syarat ini yang paling penting, sehingga dalam setiap pertemuan saya selalu menegaskan hal ini,” tutur Indah Putri Indriani.

Baca Juga : Momen HUT Golkar ke-57, Indah Putri Indriani Minta Kader Kompak

Ia berharap agar penerima PKH juga dapat menerima jaminan sosial seperti Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar. “Penerima program ini harus merasakan betul manfaatnya karena dananya diterima langsung, tidak ada potongan sepersen pun,” kata Indah dengan mata berkaca-kaca seperti ingin menahan air yang tergenang pada kedua kelopak matanya.

Sponsored by MGID

Kegiatan ini, lanjut Indah, harus didampingi dengan baik. “Tidak satu pun hak masyarakat yang tidak kita berikan dan juga tidak ada penerima manfaat yang diberhentikan di tengah jalan,” tambahnya.

Untuk itu, isteri Muhammad Fauzi ini berharap agar program tersebut dimanfaatkan dengan baik, sehingga program ini juga bisa berjalan dengan baik.

Baca Juga : Workshop e-Mall Lutra, Inovasi Digitalisasi di Tengah Pandemi

Kadis Sosial, Besse A. Pabeangi, menyebutkan ada 148 kelompok penerima manfaat PKH di desa Cenning pada 2019, yang secara bertahap diberikan per triwulan selama setahun. Rinciannya, ibu hamil Rp 2,4 juta, anak usia dini/balita Rp 2,4 juta, anak SD Rp 900 ribu, SMP Rp 1,5 juta, SMA Rp 2 juta, lansia Rp 2,4 juta, dan disabilitas Rp 2,4 juta, semuanya per tahun.

“Ini juga ditambah dengan bantuan tetap senilai Rp 500 ribu pada tahap pertama,” sebut Besse. Tapi, ada ketentuannya di mana dalam satu keluarga maksimal 4 orang yang bisa menerima jika semua anggota bersyarat. “Jadi, setiap penerima manfaat usia sekolah, tingkat kehadirannya harus mencapai 85% yang dicek secara berkala,” jelasnya.

Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : Kader Golkar Lutra Pinang Suaib Mansur Maju Musda

 

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Makassar17 Januari 2022 07:44
Andi Sudirman-Airlangga Saling Puji di HUT MKGR
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri perayaan 62 tahun Ormas Musyawarah Kekelu...
Politik16 Januari 2022 23:39
Airlangga Optimis Golkar Sulsel Keluar Sebagai Pemenang di 2024
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto optimis partai berlambang pohon beringin ini akan keluar sebagai par...
Otomotif16 Januari 2022 19:10
Selama 3 Tahun Terakhir, Nmax Motor Yamaha Paling Laris
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Nmax menjadi motor Yamaha yang paling banyak dibeli masyarakat di Sulawesi. PT Suracojaya Abadimotor (PT SJAM) menjad...
Sponsored by MGID
Pendidikan16 Januari 2022 18:10
Ikatli Unhas Harapkan Alumni Ada di Setiap Lini Pembangunan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebagai upaya mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar alumni, Ikatan Alumni Teknik Lingkungan (Ikatli) Uni...