Logo Sulselsatu

Bos Abu Tours Divonis Maksimal, Kuasa Hukum: Hakim Pakai Asas Praduga Bersalah

Asrul
Asrul

Senin, 28 Januari 2019 19:38

Pemilik Abu Tours Travel, Hamzah Mamba menjalani sidang vonis kasus penggelapan dan pencucian uang di Pengadilan Negeri Makassar, Jalan Kartini, Makassar, Senin (28/1/2019). (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)
Pemilik Abu Tours Travel, Hamzah Mamba menjalani sidang vonis kasus penggelapan dan pencucian uang di Pengadilan Negeri Makassar, Jalan Kartini, Makassar, Senin (28/1/2019). (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar telah menjatuhkan vonis 20 tahun penjara serta denda Rp500 juta kepada bos Abu Tours, Hamzah Mamba, Senin (28/1/2019).

Vonis itu lebih berat dari tuntutan jaksa yang meminta terdakwa divonis 20 tahun penjara dengan denda Rp100 juta.

Baca Juga : Jemaah Korban Abu Tours Berangkat Umrah Pakai Biaya Sendiri

Kuasa hukum terdakwa, Hendro Saryanto pun mengaku timnya telah menduga sang klien bakal divonis berat. Alasannya, ia telah membaca di persidangan bahwa sejak awal hakim telah keliru menilai kasus ini.

Sponsored by MGID

“Kami juga sudah sampaikan sebelumnya kepada terdakwa putusannya bakal berat seperti ini,” ujar Hendro saat ditemui wartawan pasca pembacaan vonis.

“Kenapa kami sampaikan seperti itu, pertama, pada saat persidangan terdahulu, hakim sudah menjunjung asas praduga bersalah,” ujarnya kemudian.

Baca Juga : Lelang Aset Abu Tours Masih Terganjal Proses Hukum di MA

Hendro juga membela kliennya soal para hakim dan jaksa sejak kasus ini bergulir terjebak dengan anggapan bahwa kasus Abu Tours serupa dengan kasus First Travel yang sebelumnya juga menyita perhatian masyarakat luas.

Pasalnya, ia menganggap bahwa kepentingan jemaah akan kebih terakomodir jika kasus ini dibawa ke ranah perdata.

Diberitakan sebelumnya, Hamzah Mamba dinyatakan bersalah dan terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana penggelapan serta pencucian uang.

Baca Juga : Korporasi Abu Tours Terlibat Penggelapan Dana Jemaah

Ia pun dijerat pasal pasal 372 juncto pasal 55 ayat (1) ke 1 juncto pasal 64 ayat (1) ke 1 KUHP tentang penggelapan serta pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 juncto pasal 64 ayat (1) ke 1 KUHP.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Awang Darmawan

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan23 September 2021 22:15
Perumda Air Minum Makassar Laksanakan Instruksi BPK
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Berdasarkan Instruksi BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) terkait air baku yang akan diolah sebagai air bersih harus teruk...
Video23 September 2021 22:05
VIDEO: Satpol PP di Bekasi Minta Konsumen Masuk Minimarket Pakai PeduliLindungi, Ahli: Berlebihan
SULSELSATU.com – Sosialisasi petugas Satpol PP untuk pemasangan barcode PeduliLindungi di minimarket di Bekasi dianggap berlebihan. Dalam video ...
Ekonomi23 September 2021 21:17
Yuk Merapat! PLN Cari Mitra Usaha untuk Bangun Lebih dari 100 SPKLU
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT PLN (Persero) membuka peluang kerja sama bagi para pelaku usaha untuk ikut membangun 101 stasiun pengisian kendara...
Sponsored by MGID
Adventorial23 September 2021 21:00
Pemkot-DPRD Masih Kaji Aturan PTM di Parepare
SULSELSATU.com, Parepare — Meski Pemerintah Kota Parepare belum memperbolehkan kegiatan sekolah luar jaringan (luring) atau Pembelajaran Tatap M...