Logo Sulselsatu

Jokowi Perpanjang Masa Pensiun Anggota TNI dari 53 Jadi 58 Tahun

Asrul
Asrul

Rabu, 30 Januari 2019 15:04

Presiden Jokowi bersama mantan Panglima TNI-Polri. (Int)
Presiden Jokowi bersama mantan Panglima TNI-Polri. (Int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan perpanjangan masa pensiun anggota TNI dari 53 menjadi 58 tahun.

Hal ini disampaikan Jokowi usai membuka Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri di Istana Negara dan bersilaturahmi dengan mantan Kapolri dan Panglima TNI di Istana Merdeka, Selasa (29/1/2019).

Dengan perpanjangan masa penisiun anggota TNI ini, otomatis pemerintah akan mengajukan revisi undang-undang tentang TNI ke DPR. Maka masa pensiun prajurit TNI menjadi lebih panjang dari sekarang. Ia juga membandingkan masa pensiun Polri yakni 58 tahun.

Baca Juga : VIDEO: Momen Presiden Jokowi Bertemu dengan Joko Widodo di Klaten

“Saya sudah perintahkan Menkumhan dan Panglima TNI untuk merevisi pensiun tamtama dan bintara yang sekarang 53 tahun ke 58 tahun,” kata Presiden Jokowi seperti dikutip Viva.

Sponsored by MGID

Dalam penilaian Jokowi, usia 53 bagi seorang tamtama dan bintara TNI bukanlah usia yang tidak produktif. Justru, ia melihat, di usia itulah sebenarnya prajurit semakin matang dan semakin menguasai lingkungan kerjanya.

“Kalau umur 53 tahun kan masih segar-segarnya, masih produktif-produktifnya,” kata mantan Gubernur DKI itu.

Baca Juga : Presiden Joko Widodo Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Wajo

Sementara di tempat yang sama, Panglima TNI Marsekal, Hadi Tjahjanto menjelaskan, pihaknya nanti akan mengajukan revisi UU Nomor 34 tahun 2004. Hadi mengatakan, usia prajurit 53 tahun sebenarnya masih bisa digunakan oleh TNI.

“Harapan orang Indonesia saat ini sudah di atas 70 tahun. Pensiun 53 masih segar masih bisa kita gunakan untuk kegiatan lain seperti di staf,” kata Hadi.

Ia memberi contoh, di angkatan laut. Semakin senior maka mereka semakin memahami persoalan mesin perkapalan. Selain itu, juga sangat paham mengenai sistem radar.

Baca Juga : Bupati Luwu Timur Ikut Rapat Bersama Presiden Jokowi di Makassar Bahas Penanganan Covid-19

Di Angkatan Udara (AU), lanjut Hadi, semakin memahami permesinan di pesawat. “Ini yang kami harap tetap dinas di TNI. Dari pasukan juga bisa dimasukkan ke teritorial contoh di pesisir jadi tentara pembina pesisir, dan lain-lain,” kata Hadi.

Meski ada perpanjangan usia pensiun ini, Hadi menegaskan tidak akan mengganggu proses regenerasi pada pimpinan di tubuh TNI. Karena, masih ada peluang jabatan yang bisa diambil oleh prajurit TNI yang masih aktif.

“Yang saya ajukan usia saja pasal 53 dan pasal 57 soal peluang jabatan di kementerian dan lembaga yang bisa diduduki TNI,” ucap mantan Sekretaris Militer Presiden itu.

Baca Juga : Bupati Luwu Timur Ikut Rapat Bersama Presiden Jokowi di Makassar Bahas Penanganan Covid-19

Editor: Hendra Wijaya

 

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi17 September 2021 13:45
Komitmen Pada Isu Lingkungan, PLTU Co-firing Enceng Gondok Raih Penghargaan Internasional
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT PLN (Persero) berupaya terus menjaga keseimbangan aspek lingkungan hidup dan keekonomian operasional, termasuk di ...
Video16 September 2021 23:06
VIDEO: Emak-emak Ini Tuduh Driver Ojol Curi Emas Ketika Antar Paket COD
SULSELSATU.com – Seorang driver ojek online dituduh curi emas milik seorang ibu-ibu viral di media sosial. Ojol DKI Jakarta dituduh mencuri seju...
Makassar16 September 2021 21:02
Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Temui Wali Kota Danny
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) menerima kunjungan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS)...
Sponsored by MGID
Makassar16 September 2021 20:49
AUHM Rampungkan Vaksinasi Pekerja THM, Berharap Segera Beroperasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Asosiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM) tengah merampungkan vaksinasi untuk seluruh pekerja usaha hiburan. Kegiatan it...