Kumpulkan Seluruh Kepala Rumah Sakit, Wagub Minta Fakir Miskin Diprioritaskan

7
Rakor bersama seluruh kepala rumah sakit di Hotel Claro Makassar, Rabu (6/2/2019). (Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan, pemerintah wajib memprioritaskan anak terlantar dan fakir miskin.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan, jembatan masih bisa ditunda, namun nyawa bisa melayang jika mereka yang sakit tidak ditangani dengan cepat.

“Kita harus pastikan orang miskin dipelihara oleh negara, dan ini ada jaminan undang-undang. Jelas sekali, dalam undang-undang, orang miskin, anak terlantar dijamin oleh negara, itu sudah di atas dari semua peraturan yang ada,” kata Sudirman dalam rakor bersama seluruh kepala Rumah Sakit se-Sulsel di Hotel Claro Makassar, Rabu (6/2/2019).

Undang-undang, kata Sudirman, sudah mengatur semua hak-hak anak terlantar dan fakir miskin. Namun yang perlu diperhatikan saat ini, bagaimana memberikan pelayanan kesehatan yang baik bagi mereka.

“Kalau aturan sudah dari dulu, fakir miskin, anak terlantar itu diatur oleh negara. Dipelihara itu termasuk masalah kesehatannya. Ini kewajiban pemerintah dan negara menjamin ini,” katanya.

“Yang saya pikirkan sampai saat ini, meskipun sudah mulai melihat listrik, melihat aspal, melihat bandara, pelabuhan, jembatan mewah dan megah, kalau fakir miskin terlupakan, itu tidak ada keberhasilan,” lanjutnya.

Untuk menekan angka kemiskinan, menurut dia, salah satu kuncinya adalah pendidikan. “Perusahaan itu selalu mencari orang yang berpotensi,” pungkasnya.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Sematkan Rompi Linmas dan ID Card Pemantau TPS, Ini Pesan Taufan

SULSELSATU.com, PAREPARE - Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe,...

Bupati dan Ketua DPRD Sinjai Hadiri Apel Masa Tenang Pemilu Bersama TNI-Polri

SULSELSATU.com, SINJAI - TNI Polri Kabupaten Sinjai menggelar apel...

197 CPNS di Parepare Terima SK

SULSELSATU.com, PAREPARE - Sekitar 197 Calon Pegawai Negeri Sipil...

Baca Juga