TNI Bangun Jembatan Darurat di Dusun Munte Jeneponto

107
TNI dibantu personel Polres Jeneponto dan masyarakat membangun jembatan darurat di Dusun Munte, Jeneponto. (IST)

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Warga Dusun Munte, Desa Mate’ne, Kecamatan Turatea kini bisa bernafas lega. Jembatan di desanya yang putus diterjang banjir kini mulai dibangun kembali oleh prajurit TNI dari Batalion Zipur 8 Kodam XIV Hasanuddin.

Dari pantauan sulselsatu.com, sejumlah material jembatan darurat milik TNI angkatan darat sudah tiba di lokasi pembangunan jembatan itu sejak Senin (4/2/2019) dan kini sudah proses pembangunan.

Pada proses pembangunan jembatan tersebut, TNI tidak sendiri bekerja. Mereka dibantu oleh sejumlah personel Polres Jeneponto, pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

“Personel Polres Jeneponto kerja bakti bersama dengan TNI dalam rangka pembangunan jembatan darurat di Munte,” ujar Plt Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul, Rabu (6/2/2019).

Sebelumnya diberitakan Panglima Kodam (Pangdam) XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi bersama rombongan mengunjungi jembatan yang putus akibat banjir bandang, di Dusun Munte, Desa Bonto Mate’ne, Minggu (3/2/2019) lalu.

Jenderal TNI bintang dua itu juga menyempatkan diri mengecek rakit darurat yang dibuat oleh tim Gabungan dari TNI, Muhammadiyah dan masyarakat.

Rakit darurat yang diikat tali besar itu terbuat dari drum plastik dengan rangka besi dan dasar bambu. Ukuran rakit tersebut sekira 1,5×1,5 meter dengan kapasitas muatan maksimal 9 orang untuk orang dewasa.

Penulis: Dedi
Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga