Kuota PPPK Sulsel Hanya 511, Tenaga Kesehatan 1 Orang, Penyuluh Pertanian Nihil

863
Kepala BKD Sulsel Ashari Fakshirie Radjamilo. (Sulselsatu/Jahir Majid).

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemprov Sulsel segera membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Rekrutmen pegawai setara ASN itu diperuntukkan khusus honorer.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulsel, Ashsri Fakhsirie Radjamilo mengtatakan, Sulsel menerima kuota dari pemerintah pusat untuk seleksi PPPK ini 511 orang untuk tahap awal.

“Sudah ada surat dari KemenPAN, nilainya 511 kuota untuk Pemprov Sulsel. Namun ini bukan kategori umum,” kata Ashari yang juga Pj Sekprov Sulsel.

Dia mengatakan, rekrutmen PPPK ini dikhususkan bagi honorer eks kategori 1 dan eks honorer kategori 2. “Bahwa sudah ada daftar namanya yang bisa mendaftar, yang ada dalam eks K1 dan K2 saja,” katanya.

Untuk formasinya, Ashari mengaku, tidak ada kategori penyuluh, yang ada hanya untuk honorer guru sebanyak 510 kuota, dan 1 kuota untuk eks honorer tenaga kesehatan.

“Ada kemungkinan guru, ini yang saya masih akan pertanyakan. Tapi saya belum gerak orang saya karena saya harus menghadap dulu kepada pak gubernur dulu,” ujarnya.

Meski begitu, kata Ashari jumlah kuota yang dikeluarkan MenPAN-RB ini dinilai belum bisa mencakupi seluruh jumlah guru eks honorer K1 dan K2 di Sulsel.

“Ini memang belum cukup, karena Sulsel itu membutuhkan kurang lebih 1000 guru (honorer) dengan berbagai bidang studi,” paparnya.

Sementara untuk tenaga kesehatan, kata mantan Pj Bupati Bantaeng ini jumlah honorernya sudah habis. “Itu yang terdaftar di eks K1 dan K2, kesehatakan rata-rata terangkat semuami tnaga penyuluh pertanian itu mungkin masuk di kategori umum kemarin,” paparnya.

Dia menambahkan, jumlah honorer yang tercatat di BKD Sulsel sebanyak 851 orang, teridir dari K1 dan K2. “Waktu itu jumlah totalnya 851, tapi kan ada yang sudah tidak mau lagi, ada yang sudah pindah tempat, ada yang meninggal mungkin ya ada yang sudah lolos PNS. Jumlah total itu 501 dari KemenPAN-RB yang masuk kategori K1 K2,” tutupnya. 

Penulis: Jahir Majid
Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Sematkan Rompi Linmas dan ID Card Pemantau TPS, Ini Pesan Taufan

SULSELSATU.com, PAREPARE - Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe,...

Bupati dan Ketua DPRD Sinjai Hadiri Apel Masa Tenang Pemilu Bersama TNI-Polri

SULSELSATU.com, SINJAI - TNI Polri Kabupaten Sinjai menggelar apel...

197 CPNS di Parepare Terima SK

SULSELSATU.com, PAREPARE - Sekitar 197 Calon Pegawai Negeri Sipil...

Baca Juga