Pabrik Nikel Terbesar Ketiga di Dunia Ternyata Berada di Sulsel

32
Deputy CEO PT Vale Indonesia Tbk, Febriany Eddy dalam acara simposium Keberlanjutan: investasi masa depan di Claro Makassar. (Sulselsatu/Moh. Niaz Syarief)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pabrik nikel terbesar ketiga di dunia, PT Vale Indonesia Tbk berada di Sorowako, Luwu Timur. Vale telah bertahan hingga 50 tahun dengan produksi nikel yang menjadi komoditas ekspor terbesar Sulsel.

Deputy CEO PT Vale Indonesia Tbk, Febriany Eddy mengatakan, Vale adalah pabrik nikel terbesar ketiga di dunia. Dan, itu berada di Sorowako.

“Vale memiliki berbagai investasi dalam menjaga lingkungan yang terdampak dari penambangan nikel. Hal inilah, yang membuat Vale bisa survive selama 50 tahun,” ujarnya, Kamis (7/2/2019).

PT Vale Indonesia Tbk berinvestasi untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan sekitar pertambangan. Investasi yang dilakukan antara lain pada pengelolaan air agar tidak tercemar dan investasi pengangkatan debu di udara.

Febriany juga menyebutkan jika PT Vale berinvestasi pada PLTA yang memberikan sumber listrik terbarukan dengan produksi 365 MW. Jumlah ini berasal dari tiga PLTA yang hadirkan PT Vale Indonesia.

“Dunia membutuhkan tambang. Tapi bagaimana melakukan tambang dengan dampak seminimal mungkin terhadap lingkungan. Karena, bagi Vale produksi nikel tidak akan cukup jika air tercemar, udara tidak bersih, fungsi hutan terganggu, roda ekonomi lokal tidak jalan, program kesehatan tidak jalan, dan pendidikan tidak berkembang,” jelas Febriany.

Sekadar diketahui, PT Vale Indonesia memiliki kapasitas produksi mencapai 5 persen dari produksi nikel di dunia. Soal target, ditahun 2019 Vale Indonesia menargetkan produksi hingga 75 ribu ton nikel.

Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Hendra Wijaya

 

 

Rekomendasi Berita

Baca Juga