Kasus Bimtek DPRD Enrekang, Banteng Anggap Dakwaan Tidak Jelas

28

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Salah satu terdakwa kasus Bimtek DPRD Kabupaten Enrekang, Banteng Kadang yang merupakan mantan pimpinan dewan melakukan eksepsi atas dakwaan tim Jaksa Penuntut Umum.

Eksepsi itu dibacakan tim kuasa hukumnya di Pengadilan Negeri Tipikor Makassar di ruang sidang Harifin Tumpa, Kamis (7/2/2019).

Dalam eksepsinya, secara umum pihak terdakwa menganggap dakwaan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak sah menurut hukum. Pasalnya, kerugian negara yang menjadi dasar dakwaan jaksa merupakan hasil audit BPKP Sulsel.

“Yang berhak untuk menyatakan kerugian negara adalah Badan Pemeriksaan Keuangan (pusat), bukan BPKP Sulsel,” ujar salah satu kuasa hukum, Hendra Firmansyah.

Dalam penjelasan lanjutannya, tim kuasa hukum memaparkan bahwa pihak BPKP Sulsel bisa saja melakukan perhitungan alias audit, namun yang harus menyatakan ada kerugian negara adalah tetap dari pihak BPK RI.

“Karena berdasarkan Undang-undang nomor 15 tahun 2006 tentang BPK, satu-satunya lembaga secara konstitusional menghitung keuanga negara adalah BPK,” imbuhnya.

Selain itu, kata Hendra, dakwaan tim JPU sama sekali tidak lengkap, tidak jelas, serta tidak cermat.

“Untuk itu, kami memohon kepada majelis hakim yang mulia untuk menyatakan surat dakwaan jaksa penuntut umum batal demi hukum,” ujarnya.

Seperti diketahui, Banteng Kadang didakwa jaksa melanggar pasal Pasal 2 ayat (1)Jo. Pasal 4 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun penjara.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Soal Video Kekerasan Terhadap Anak di Sinjai, Ini Tanggapan P2TP2A

SULSELSATU.com, SINJAI- Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak...

April, BPJS Kesehatan Parepare Gelontorkan Rp38 Miliar Bayar Klaim Rumah Sakit

SULSELSATU.com, PAREPARE - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS ) Kesehatan...

Warga Sinjai Lapor ke Pengawas TPS Terima Duit dari Timses Caleg PAN

SULSELSATU.com, SINJAI - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sinjai menemukan...

Baca Juga