Alasan Pemprov Sulsel Tolak Buka Pendaftaran PPPK

190
Pj Sekprov Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo. (Sulselsatu/Jahir Majid)

SULSELSATU.com, MAKASSAR– Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin resmi membuka pendaftaran penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Lowongan yang dibuka untuk 150 ribu formasi itu meliputi guru honorer, tenaga kesehatan, tenaga penyuluh pertanian, dan tenaga fungsi teknis lainnya.

Sementara Kepala Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Pj Sekprov Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo mengatakan pendaftaran penerimaan PPPK belum akan buka.

Alasannya, kata Ashari, mekanisme penggajian yang belum temui kejelasan dari Kemenpan RB. Apakah seluruhnya dibebankan ke Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) atau Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Ashari juga mengatakan seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten, kota dan provinsi rata-rata menolak jika penggajian tersebut dibebankan ke APBD masing-masing daerah.

“Jadwal pendaftaran yang dikeluarkan Kemenpan RB itu besok tanggal 8, tetapi saya belum bisa membuka pendaftaran selama tidak ada kejelasan dari pada penggajian,” tegasnya Ashari Kepada saat ditemui di hotel Aryaduta Makassar.

Menurutnya, gaji yang cukup besar bagi tenaga PPPK tersebut, setara dengan pegawai negeri sipil (PNS), tunjangan lainnya seperti TPP dan honor-honor lainnya, dianggap cukup membebankan daerah. Mengingat, butuh anggaran cukup besar untuk penggajian.

“Intinya Pemprov menunggu dulu, Kalau umpamanya APBD kita sebenarnya masih aman. Cuman ini atas pembicaraan dengan kabupaten, kota dan Pemprov. Rata-rata berharap untuk Maslaah penggajian ini dibebankan kepada APBN,” pungkasnya.

Penulis : Jahir Majid
Editor: Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Baca Juga