Bantuan Keuangan Daerah Sulsel Diusul Naik 10 Kali Lipat

21

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulsel menaikan anggaran Bantuan Keuangan Daerah hingga 10 kali lipat. Anggaran dana bantuan tahun sebelumnya hanya Rp30 miliar kini mencapai Rp300 miliar.

Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan untuk mendukung program prioritas maka anggaran untuk pembangunan infrastruktur daerah terpencil harus ditingkatkan.

“Pemenuhan anggaran kita ini baru pertama, memang juga dulu sudah ada, tapi sekarang kita lebih banyak 10 kali dari yang dulu, kenapa karena kita melihat banyak jalan di daerah terpencil untuk masuk mobil saja susah,” kata Sudirman, usai memimpin rapat penyerahan Dana Bantuan Keuangan Daerah, di ruang rapat Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel, Kamis (7/2/2019).

Lebih lanjut Sudirman menjelaskan, dengan memperbaiki akses infrastruktur di daerah terpencil maka akan berdampak positif bagi peningkatan ekonomi dan mampu menjadi stimulan kesenjangan sosial ke arah lebih baik.

“Inilah kita mau meredam kesenjangan, karnah ini juga upaya untuk membuka daerah yang terisolir dan juga sebagai upaya bagaimana menciptakan ginirasio yang baik. Bagaimana pun juga, ekonomi harus muncul dari bawa dan akses-akses terbuka untuk masyarakat yang terisolir,” bebernya.

Hanya saja, untuk tahap pertama, Pemprov baru menyerahkan dana bantuan ini untuk 15 kabupaten/kota dan 9 kabupaten/kota lainnya belum dianggarkan tahun ini.

“Alasannya pertama, aspek prioritas, tapi bukan berarti yang belum dapat ini tidak di prioritaskan, tapi kita mau tuntaskan dulu. Nanti berjalannya waktu akan ada rotasinya, supaya pemerataan semua. Tapi kita tidak mau semuanya dapat sedikit,” ulasnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah(BPKD) Sulsel, Andi Arwin Azis mengatakan jumlah anggaran Rp 300 miliar itu belum mendapat Surat Ketetapan Gubernur, sehingga menurtnya masih bersifat tentatif.

“Rp300 miliat tepat itu, tapi nantilah kalau sudah di SK-kan Gubernur, itu kan kalau sudah di SK-kan berarti sudah hasil yang definitif ini kan melalui tahap verifikasi rasionalisasi kemudian dilihat juga, masih bisa berubah,” ungkapnya.

Meski begitu, pihaknya akan meluncurkan program ini dalam waktu dekat.

“Secepatnya, makanya kami tadi minta untuk segera mengajukan proposal sesuai dengan peruntukan apa-apa saja yang dilakukan terhadap daerah yang ingin diberikan sehingga nanti setelah proposalnya masuk itulah yang menjadi dasar kami untuk melakukan verifikasi dalam melakukan rapat TPAD formulasi keputusan Gubernur tentang bantuan keuangan dari jumlahnya per kabupaten dan peruntukannya,” ulasnya.

Penulis : Jahir Majid
Editor: Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Sematkan Rompi Linmas dan ID Card Pemantau TPS, Ini Pesan Taufan

SULSELSATU.com, PAREPARE - Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe,...

Bupati dan Ketua DPRD Sinjai Hadiri Apel Masa Tenang Pemilu Bersama TNI-Polri

SULSELSATU.com, SINJAI - TNI Polri Kabupaten Sinjai menggelar apel...

197 CPNS di Parepare Terima SK

SULSELSATU.com, PAREPARE - Sekitar 197 Calon Pegawai Negeri Sipil...

Baca Juga