KPU RI Larang Bawaslu Sulsel Awasi Proses Percetakan Kertas Suara

21
Viryan Aziz saat meninjau proses pencetakan kertas suara di Makassar. (Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel mengeluhkan sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang tidak mengizinkan pihaknya mengawasi proses percetakan kertas suara.
Perlakuan ini dialami oleh anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel, Amrayadi saat ingin memantau proses percetakan kertas suara di PT Adi Perkasa. Saat ingin mengecek, ia mengaku ditahan oleh staf KPU RI yang berjaga di percetakan kertas suara.

Komisioner Bawaslu Sulsel Saiful Jihad mengatakan mereka bisa masuk apabila mendapatkan izin dari KPU RI.

“Hingga saat ini, kami dari Bawaslu Sulsel belum diberi izin oleh pihak staf KPU RI yang berjaga di percetakan surat suara untuk bisa melihat dan mengawasi proses persiapan, desain dan aktifitas percetakan surat suara. Pada hal, agenda pencetakan Surat Suara untuk Sulsel, itu dimulai tanggal 12 Februari 2019. Kami sudah dua kali mengunjungi percetakan, tetapi tidak diberi izin, jika tidak ada izin langsung dari KPU RI di Jakarta,” ungkap Saiful dalam keterangan yang diterima sulselsatu.com, Kamis (7/2/2019).

Bawaslu Sulsel pun sangat menyayangkan perlakuan tersebut. Sebab, pihaknya punya kewenangan untuk melakukan pengawasan mulai dari pencetakan sampai pendistribusian kertas suara.

“Padahal menjadi tugas kami untuk memastikan banyak hal terkait surat suara sebelum dicetak, dikepak dan dikirim. Sebelum surat suara dicetak, kami mesti memastikan desainnya sesuai dengan dummy dan spacemen yang ditandatangani oleh LO partai dan DPD, baik terkait tata letak, ukuran, nama dan foto calon DPD, dan yang lainnya,” ujar Saiful.

Bawaslu Sulsel pun, kata Saiful, tak akan bertanggung jawab jika dikemudian hari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Untuk itu, kami dari Bawaslu tidak bertangungjawab, jika ada kesalahan dan atau tidak sesuai dengan dummy dan spacemen yang telah disetujui oleh partai dan DPD,” tutup Saiful.

Penulis: Asrul
Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga