Yunus ke Kadis PPKB Makassar: Jangan Jadikan Jabatan Alat Berpolitk

11
Ketua DPC Partai Hanura Makassar, Muhammad Yunus (Sulselsatu/Asrhawi Muin)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Keluhan kader keluarga berencana (KB) yang dipolitisasi jelang Pemilu 2019 tidak hanya dirasakan anggota DPRD Makassar, Basdir, namun legislator Makassar lainnya juga menerima keluhan tersebut.

Salah satunya Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, M Yunus. Dia juga mendapat laporan bahwa Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Makassar, Zulkifli Nanda diduga memaksa kader KB untuk mengarahkan dukungan ke caleg tertentu.

“Sekarang kader KB ketakutan semua itu, kalau tidak mendukung itu (caleg yang diarahkan oleh Plt Kepala Dinas PPKB) intimidasinya kuat sekali,” ungkap Yunus, Kamis (7/2/2019).

Tidak hanya itu, Yunus mengaku, memerintahkan kepada timnya yang mengabdi sebagai kader KB untuk mundur kalau takut diintimidasi.

“Malah pernah ada tim saya memundurkan diri, karena katanya itu takut (diintimidasi). Jadi saya bilang lebih baik mundur saja kalau takut,” katanya.

Ketua DPC Hanura Kota Makassar itu pun berharap, jabatan kepala dinas tidak dijadikan sebagai alat berpolitik, serta tidak ditunggangi untuk kepentingan politik.

“Saya tahu semua itu, tapi karena ini suaminya Ibu Fatma (anggota DPRD Makassar) jadi tidak enak, kan kita teman. Artinya jangan jadikan jabatan alat berpolitk, sebagai kepala PPKB harus netral lah,” katanya.

Sekadar diketahui, Zulkifli Nanda adalah suami dari Caleg Partai Demokrat Fatma Wahyuddin dari Dapil Makassar 2.

Penulis: Asrul
Editor: Hendra Wijaya

 

Rekomendasi Berita

Baca Juga