Keuangan Pos Indonesia ‘Goyang’ Sejak Kebijakan Bansos Nontunai

Ritelaku

SULSELSATU.com, JAKARTA – Kebijakan bansos nontunai yang diterapkan pemerintah sejak 2016 ternyata berdampak buruk pada PT Pos Indonesia. Kebijakan itu membuat keuangan perusahaan terganggu.

Pasalnya, penerapan kebijakan ini membuat bantuan yang semula dikirim melalui layanan jasa keuangan Pos Indonesia kini digarap oleh perbankan. 

Direktur Keuangan Eddi Santosa mengatakan sejak berdiri, perusahaan sangat bergantung dengan proyek pemerintah. Salah satunya program bantuan sosial. 

“Jadi ketika bansos ditarik semua menjadi nontunai, dengan sendirinya likuiditas yang selalu ada ini ya ditarik,” tutur Eddi, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Jumat (8/2/2019).

Mengutip laporan keuangan perusahaan, pendapatan perusahaan dari layanan jasa keuangan turun sejak 2016. Pada 2016, pendapatan dari layanan jasa keuangan turun 14,3 persen menjadi Rp1,11 triliun. Kemudian kembali menurun pada 2017 sebesar 13,08 persen menjadi Rp971 miliar. 

Selain bansos, menurut dia, Pos Indonesia kini tak lagi mendapatkan proyek dari pemerintah berupa pengiriman berbagai barang atau dokumen Kementerian/Lembaga secara langsung. Hal itu diklaim Eddi semakin memberatkan kinerja perusahaan.

“Dulu kiriman pemerintah seperti surat dan barang-barang banyak ke kami, lalu kartu Program Keluarga Harapan (PKH) itu juga,” terang Eddi.

Menurut Eddy, pendapatan dari proyek-proyek pemerintah selama ini kerap menutup selisih yang selama ini masih ditanggung perusahaan atas biaya pengiriman barang secara keseluruhan. Dengan demikian, keuangan Pos Indonesia dapat tetap positif. 

Penetapan tarif pengiriman barang sendiri, menurut dia, dilakukan oleh pemerintah. Pihaknya juga tak bisa sembarangan menaikkan tarif meski masih menanggung selisih. Hal ini diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 38 Tahun 2009 tentang Pos yang merupakan revisi dari UU Nomor 6 Tahun 1984.

Namun, ia menekankan sebenarnya hal itu tak menjadi masalah selama perusahaan mengantongi pendapatan dari proyek pemerintah. 

“Tarif itu kan yang menyesuaikan pemerintah dan memang sudah diatur secara universal, tapi selisihnya tidak dibayarkan pemerintah. Jadi, sudah tidak dapat subsidi selisih lalu proyek pemerintah juga kami tidak dapat langsung (lagi),” terang Eddi.

Meski demikian, Edi mengaku pihaknya sebenarnya tetap mendapatkan bantuan dari pemerintah. Hanya saja, subsidi tak menghitung selisih tarif seperti yang dilakukan pemerintah pada subsidi listrik maupun BBM. 

“Ada bantuan dari pemerintah dari ini seperti hibah kan, beda dengan subsidi yang diberikan oleh misalnya PT Perusahaan Listrik Negara (Persero),” jelas Eddi.

Kendati begitu, ia mengaku tak ingin berdebat lebih banyak mengenai perubahan kebijakan bansos nontunai dan penugasan langsung proyek pemerintah. Eddi menyadari Pos Indonesia selama ini terbiasa dengan zona nyaman sehingga terganggu dengan perubahan kebijakan.

“Mungkin sekarang kami waktunya lebih fight,” pungkas Eddi.

Informasi saja, secara keseluruhan laba bersih perusahaan pada 2017 turun 17,4 persen dari Rp426,9 miliar menjadi Rp355 miliar. Penurunan laba dipengaruhi oleh pendapatan perusahaan yang turun menjadi hanya Rp4,32 triliun dari Rp4,45 triliun.

Editor: Awang Darmawan

Populer

Live Streaming MotoGP Catalunya

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Seri ke-7 MotoGP 2019 bakal digelar di Catalunya, Minggu (16/6/2019) mulai pukul 20.00 Wita. Pada sesi di Sirkuit Catalunya, Sabtu (15/6/2019) malam...

KASN Kaji Pencopotan Luthfie Natsir, Gubernur Siap Tanggung Jawab

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tengah mengkaji pencopotan Luthfie Natsir sebagai kepala Inspektorat Sulsel oleh Gubernur Nurdin Abdullah. Asisten Komisioner Bidang Mediasi...

Pindahkan Ibu Kota, Pemerintah Butuh Biaya Rp466 Triliun

SULSELSATU.com, JAKARTA - Rencana pemerintah untuk memindahkan ibu kota negara kemungkinan besar bakal terealisasi kendati belum satupun daerah yang ditunjuk sebagai lokasi ibu kota...

Jadi Tersangka Korupsi Obat, Eks Plt Dirut RSUD Andi Makkasau Abaikan Panggilan Kejaksaan

SULSELSATU.com, PAREPARE - Mantan Pelaksana tugas Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau, dr Muh Yamin, mengaku belum menerima surat panggilan tersangka dari...

HUT ke-47, Bupati Jeneponto Harap TP PKK Tingkatkan Kreatifitas

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar mengehadiri acara Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke- 47 di Aula Kantor Bupati Jeneponto, Rabu (19/6/2019). Dalam kesempatan...

Gaji Ke-13 ASN Pemprov Sulsel Segera Dibayar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan segera membayar gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Rencananya proses pembayaran akan dilakukan bersamaan dengan...

Wabup Wajo Buka Bimtek RAB Berbasis Aplikasi

SULSELSATU.com, WAJO - Pemerintah Kabupaten Wajo dalam hal ini Dinas PMD Kabupaten Wajo bekerjasama dengan Lembaga Pusat Konsultasi Pemerintahan Daerah (PPKD), menyelenggarakan Bimbingan teknis...

Kembali Jadi PNS, Aslam Incar Posisi Asisten di Pemprov Sulsel

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Usai melepas jabatannya, mantan Bupati Pinrang dua periode Andi Aslam Patonangi kembali menjadi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemprov Sulsel. Untuk...

GALERI FOTO: Penambang Pasir

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Warga menambang pasir di area Bendungan Lekopancing, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros, Sabtu (8/9/2018). Hasil tambang tersebut dipasarkan ke sejumlah daerah di...

Baca Juga

Taufan Berobsesi Jadikan Parepare Destinasi Tujuan Wisata di Sulsel

SULSELSATU.com, PAREPARE - Kota Parepare merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi wisata yang sangat menarik. Olehnya itu, pemerintah daerah memiliki obsesi besar untuk...

Disiapkan Jabatan Baru, Luthfie Natsir: Apa Maksud Gubernur

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Mantan Kepala Inspektorat Sulsel Luthfie Nasir menolak jabatan baru yang disiapkan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah pasca dicopot beberapa waktu lalu. Luthfie mengaku...

Kembangkan Ekonomi Kerakyatan, Asisten Pemkot Makassar Tekankan Pembaruan Data

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar saat ini tengah berupaya mengembangkan ekonomi kerakyatan melalui pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Maka dari itu, Badan...

Dewan Tinjau Jalan Longsor di Bolopoddo Sinjai

SULSELSATU.com, SINJAI - Komisi III DPRD Sinjai bersama Dinas PUPR, Dishub serta BPBD meninjau jalan longor di beberapa titik di Kecamatan Bulupoddo, Selasa (11/6/2019). Anggota...

Terbaru

Ancam Bunuh Taufan Pawe, Staf Dinkes Parepare Dilaporkan ke Polisi

SULSELSATU.com, PAREPARE - Staf Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Parepare, Arif dilaporkan ke Polres Parepare oleh Inspektur dan Kabag Hukum atas nama pemerintah daerah pada...

UIT Makassar Gelar Acara Halalbihalal Bareng Civitas Akademika

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar menggelar acara halal bihalal bersama seluruh civitas akademika di Hotel Grand Malebu, Jalan Bonto Manai, Makassar,...

VIDEO: Andika Kangen Band Lapor ke Polisi Seorang Cewek yang Hina Kota Lampung

SULSELSATU.com - Andika Mahesa melaporkan seorang wanita pemilik akun Berlliana Lovell yang baru-baru ini viral setelah menghina Kota Lampung. Dalam sebuah video yang beredar di...

Rekrutmen CPNS Dibuka, Nasib P3K di Makassar Masih Belum Jelas

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) rencananya akan kembali dibuka tahun ini. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pun rencananya bakal mengusulkan...
video

VIDEO: Tornado di Washington Hempaskan Rumah Warga

SULSELSATU.com - Angin tornado menghantam South Kitsap, Washington, Amerika Serikat (18/12). Sebanyak tujuh rumah rusak tersapu angin tornado. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Video Editor:...