Perdagangan Jadi Penopang Tertinggi Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 2018

12
Siaran resmi statistik BPS Sulsel. (Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor menjadi sumber pertumbuhan ekonomi Sulsel tertinggi pada 2018 yaitu sebesar 1,69 persen.

Bidang usaha ini pada tahun sebelumnya juga merupakan kontributor lapangan usaha tersebesar yakni 1,48 persen.

Setelah sektor perdagangan, lapangan usaha yang juga menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi Sulsel tertinggi selanjutnya adalah pertanian, kehutanan dan perikanan yaitu 1,13 persen.

Kabid Neraca Wilayah dan Analis Statistik BPS Sulsel, Didik Nursetyohadi mengatakan, lapangan usaha ketiga adalah konstruksi sebesar 1,04 persen, diikuti informasi dan komunikasi sebesar 0,78 persen, serta jasa pendidikan 0,53 persen.

“Tiga tahun terakhir, sektor perdagangan menjadi penyumbang terbesar sumber pertumbuhan ekonomi Sulsel yaitu mulai tahun 2016 sebesar 1,33 persen, tahun 2017 mencapai 1,45 persen, dan 1,69 persen pada tahun 2018,” ujar Didik dalam siaran resmi BPS Sulsel, Kamis (7/2/2019). 

Jika dilihat dari struktur perekonomian Sulsel tahun 2018 kata Didik, didominasi oleh empat lapangan usaha. Lapangan usaha tertinggi yaitu pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 22,50 persen.

Diikuti perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor 14,37 persen. Kemudian, lapangan usaha konstruksi 13,54 persen, serta terakhir adalah industri pengolahan mencapai 12,86 persen.

“Ekonomi Sulsel tahun 2018 tumbuh sebesar 7,07 persen. Terjadi pertumbuhan pada seluruh lapangan usaha. Jasa lainnya merupakan lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 13,13 persen, diikuti penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 12,71 persen, serta informasi dan komunikasi sebesar 11,99 persen,” katanya.

Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Hendra Wijaya

 

Rekomendasi Berita

Baca Juga