Bantuan Keuangan Pemprov untuk Pemda, Bone dan Enrekang Paling Banyak

99
Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. (Sulselsatu/Jahir Majid)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemprov Sulsel menyiapkan anggaran sebesar Rp300 miliar sebagai bantuan keuangan untuk kabupaten/kota. Tahun ini, ada 15 daerah yang mendapat kucuran bantuan ini.

Tahun ini, ada 15 daerah yang mendapat kucuran dana ini. Nilai bantuan variatif, mulai dari pembangunan jalan, jembatan, pembebasan lahan, irigasi, pintu bendungan, rumah sakit hingga pengadaan kapal fery. Kabupaten Enrekang dan Bone mendapat program yang paling banyak, masing-masing lima bantuan.

Yang terbesar nilainya, adalah bantuan kapal fery untuk Selayar sekitar Rp40 miliar. Adapun daerah yang belum mendapatkan, di antaranya Luwu Timur, Palopo, Sinjai, Pinrang, Bantaeng, Gowa, Makassar, Takalar dan Jeneponto.

Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, bantuan keuangan tahun 2019 naik 10 kali lipat dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp30 miliar. Ini dilakukan untuk mendukung program prioritas privinsi yang menjadi kewenangan kabupaten/kota.

“Kita ingin mengurangi kesenjangan keuangan antara kabupaten dan provinsi. Termasuk mengentaskan kemiskinan dan genio rasio, sehingga kita mendorong pembangunan infrastruktur,” kata Sudirman usai rapat bantuan keuangan tahun anggaran 2019 di Kantor BPKD Sulsel, Kamis (7/2/2019).

Sudirman menekankan, bantuan yang diberikan harus langsung menuntaskan program yang diberikan. Karena itu, tidak semuanya daerah mendapatkan bantuan tersebut. Meski demikian pemprov berjanji tahun berikutnya, daerah yang belum mendapat bantuan akan menjadi prioritas.

Pemerintah kabupaten/kota yang mendapatkan bantuan keuangan ini diminta segera mengusulkan proposal anggaran. Pemda harus memperhatikan harga satuan sesuai yang ada di daerah masing-masing.

Kepala BPKD Sulsel, Andi Arwin Azis mengatakan, bantuan keuangan daerah menjadi salah satu solusi untuk menyelsaikan program prioritas dan janji politik Gubernur dan Wagub Sulsel yang menjadi kewenangan kabupaten/kota.

“Kenapa besar? karena harus tuntas dan sekali penganggaran. Ini sekaligus membantu pelaksanaan program di kabupaten/kota yang tidak mendapatkan alokasi anggaran. Kita tunggu proposal dari daerah untuk diverifikasi,” sebutnya.

Mantan Pj Wali Kota Palopo ini mengatakan, meski bantuan keuangan daerah tahun ini mengalami peningkatan 10 kali lipat, hal ini tak mempengaruhi postur ABPD 2019.

Sementara itu, Bupati Enrekang, Muslimin Bando yang hadir dalam rapat ini mengakui bantuan keuangan kali ini merupakan yang terbesar diterima pihaknya dari Pemprov Sulsel. Di Enrekang, bantuan keuangan ini digunakan untuk pembangunan lima ruas jalan dengan panjang total 22,5 kilomter.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Hendra Wijaya

 

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Masa Tenang, SYL Ziarah di TMP Panaikang

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Mantan gubernur Sulsel dua periode Syahrul...

Wakapolda Sulsel Pantau Kesiapan Pemilu di Jeneponto, Ini Kata Kapolres

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Wakil Kepala Polda Sulsel, Brigjen Pol...

NA Ajak Stakeholder Tuntaskan Proyek KA Urban Makassar dan Regional Sulsel

SULSELSATU.comĀ - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) mengajak seluruh...

Baca Juga