Cerdik, Koruptor Rp119 Miliar Sempat Ganti KTP dan Kabur ke Australia

35
Bos Tripanca Group, Sugiarto Wiharja alias Alay. (Int)

SULSELSATU.com, DENPASAR – Bos Tripanca Group, Sugiarto Wiharja alias Alay, akhirnya tertangkap setelah buron sejak 2014 lalu. Koruptor Rp119 miliar itu dikenal licin dan cerdik.

“Buron dari 2014. Di-detect sempat di Australi, di luar negeri. Di Indonesia, 2014 dia sudah nggak di Lampung lagi. Begitu dia menjalani tindak pidana perbankannya begitu selesai dia kabur, hilang, karena tindak pidana korupsinya dinaikkan sampai sekarang baru ketemu,” ujar Aspidsus Kejati Lampung, Andi Suherlis di Kantor Kejati Bali, Jalan Tantular, Renon, Denpasar, Bali, Kamis (7/2/2019), seperti dilansir Detik.

Andi menyebut Alay pernah dicekal namun diduga masa cekalnya habis sehingga dia bisa kabur ke luar negeri. Dia pun tak menampik Alay memang licin melarikan diri.

“Nah itu kita kesulitan karena dia bergerak. Dulu (pernah cekal), tapi pada akhirnya cekal itu habis masanya dia bisa (kabur),” terangnya.

Terakhir Alay juga menggunakan identitas baru. Dia mengganti namanya menjadi Oei Hok Gie dan ber-KTP Malang, Jawa Timur.

“Iya, dulu namanya Sugiarto, alias Alay. Kemudian berubah dia menggunakan Oei itu KTP terakhirnya,” tuturnya.

Dari data yang dihimpun, selama pelarian Alay sempat terpantau berada di rumahnya di kawasan Bandar Lampung hingga di rumah anaknya di Bali. Dia juga sempat hadir saat pemakaman ibunya di Surabaya, namun berhasil lepas.

Andi mengatakan pihaknya juga masih melacak dugaan keberadaan aset-aset Alay di Bali.

“Itu kita sedang tracing, kerja sama PPA, Pusat Pemulihan Aset dari Kejagung dan KPK. Indikasinya kemungkinan iya (ada), kita masih trace,”tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Alay saat menjadi Komisaris Utama BPR Tripanca Setyadana Lampung membobol kas hingga Rp119 miliar. Uang itu merupakan tabungan APBD Lampung Timur dan Lampung Tengah. Akibat perbuatannya, Alay merugikan kas APBD hingga Rp119 miliar.

Berdasarkan putusan MA Nomor 510/K/PID.SUS/2014 tanggal 21 Mei 2014, Alay dijatuhi vonis 18 tahun penjara. Dia pun ditangkap Rabu (6/2) kemarin saat berada di salah satu restoran hotel di kawasan Tanjung Benoa, Bali.

Editor: Hendra Wijaya

 

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Sambut Ramadan, Pemkot Parepare Siapkan Reward Umrah Bagi Dai

SULSELSATU.com, PAREPARE - Menyambut bulan suci Ramadan 1440 Hijriyah,...

Begini Cara Dapat Kursi Roda Gratis di Dinsos Parepare

SULSELSATU.com, PAREPARE - Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melalui Dinas...

Pengembangan Ternak di Seko dan Rampi Masuk Kajian Program 100 Hari Gubernur

SULSELSATU.com, LUTRA - Seko dan Rampi menjadi dua kecamatan...

Baca Juga