Dirjen Baldium MA Larang Hakim Like Status Facebook Soal Pilpres

16
Ilustrasi. (Int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Mahkamah Agung melalui Direktorat Jenderal Peradilan Umum (Badilum) mengeluarkan Surat Edaran terkait ‘Larangan Hakim Berpolitik’.

Bahkan, seorang hakim pun dilarang memberikan komentar hingga like di status Facebook soal pilpres. Pihak terkait mengklaim, upaya ini agar hakim tetap imparsial dan independen.

“Hakim harus imparsial dan independen. Hakim dilarang mengunggah, menanggapi (seperti like, komentar dan sejenisnya) atau menyebarkan gambar/foto bakal calon, visi-misi, mengeluarkan pendapat yang menunjukan keberpihakan salah satu calon,” demikian bunyi Surat Edaran Dirjen Badilum seperti dikutip Detik, Jumat (8/2/2019).

Surat Edaran itu ditandatangani Dirjen Badilum Herri Swantoro pada 7 Februari 2019. Dirjen Baldium Herri Swantoro meminta, para hakim di lingkungan pengadilan umum untuk mematuhi dan melaksanakan surat edaran ini.

“Hakim dilarang melakukan perbuatan yang mengarah pada keberpihakan salah satu calon. Hakim dilarang berfoto dengan bakal calon,” ujar Herri.

Alasannya, “Untuk menjaga marwah hakim dan Mahkamah Agung beserta pengadilan yang berada di bawahnya,” katanya.

Editor: Hendra Wijaya

 

Rekomendasi Berita

Baca Juga